Momen JHL Foundation Menembus Kampung-Kampung di Ruteng, Manggarai

Didik SetiawanDidik Setiawan - Senin, 24 Agustus 2026
Momen JHL Foundation Menembus Kampung-Kampung di Ruteng, Manggarai

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Tim JHL Foundation menyerahkan bantuan kepada warga di Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Senin (24/8/2026).

Empat hari perjalanan Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation/ di Flores membawa tim semakin jauh masuk ke kampung-kampung terdampak gempa. Bukan sekadar mengantar logistik, tim datang menemui warga, mendengar cerita mereka, dan memastikan bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan.

Hari keempat (24/08/2026), sebanyak 135 paket bantuan kemanusiaan disalurkan kepada warga di tiga wilayah di Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, yakni Kampung Rentung, Desa Belang Turi; Desa Goloworok; dan Desa Meler.

Di Kampung Rentung, Desa Belang Turi, bantuan diterima langsung oleh kepala desa. Penyaluran dilakukan di rumah gendang, rumah adat yang selama ini menjadi pusat berbagai kegiatan masyarakat.

Sebanyak 209 warga di wilayah tersebut tercatat terdampak bencana, dengan sekitar 44 rumah mengalami kerusakan berat.

“Terima kasih atas bantuan dari bapak dan ibu. Kami tidak bisa membalas apa-apa, hanya doa. Semoga Tuhan memberkati. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang mengalami bencana,” ujar kepala desa saat menerima bantuan.

Rumah gendang hari itu bukan hanya menjadi tempat berkumpul. Di tengah suasana pascabencana, rumah adat tersebut kembali menjadi ruang bagi masyarakat untuk saling menguatkan.

Dari Belang Turi, perjalanan berlanjut ke Desa Goloworok. Sambutan hangat datang terutama dari ibu-ibu, lansia, dan anak-anak. Satu per satu warga menyampaikan terima kasih kepada tim JHL Foundation. Nama Jerry Hermawan Lo juga beberapa kali disebut sebagai sosok yang mereka apresiasi karena kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak.

Bagi sebagian warga, kedatangan tim bukan hanya soal paket bantuan. Ada rasa lega ketika melihat orang dari luar Flores datang dan memilih berjalan masuk ke desa-desa mereka.

Perjalanan hari keempat kemudian dilanjutkan ke Desa Meler, Kecamatan Ruteng. Bantuan kembali diserahkan langsung kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya memastikan distribusi tidak berhenti di titik-titik pengungsian besar, tetapi menjangkau warga di kampung-kampung terdampak.

Pembina Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation), Jerry Hermawan Lo, mengatakan perjalanan tim selama beberapa hari terakhir semakin menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak selalu terlihat dari angka korban maupun data kerusakan.

“Kami datang ke Flores bukan hanya membawa paket bantuan. Kami ingin melihat sendiri bagaimana masyarakat menjalani hari-hari setelah gempa. Di setiap kampung kami menemukan cerita yang berbeda, tetapi satu hal yang sama: mereka ingin kembali hidup normal. Kalau kehadiran kami bisa sedikit meringankan beban mereka, itu sudah menjadi kebahagiaan bagi kami," ungkapnya

Menurut Jerry, bantuan sebesar apa pun tidak akan menggantikan rumah yang rusak atau menghapus trauma akibat bencana. Namun, solidaritas dapat menjadi kekuatan awal bagi masyarakat untuk bangkit.

“Kita mungkin tidak bisa mengembalikan apa yang sudah hilang, tetapi kita bisa memastikan mereka tidak menghadapi kehilangan itu sendirian. Itulah alasan kami terus berjalan dari desa ke desa," jelasnya.

Hingga hari keempat, JHL Foundation terus bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa Flores. Perjalanan dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan unsur terkait agar bantuan dapat menjangkau warga secara merata.

Di Flores, perjalanan itu pada akhirnya bukan hanya tentang berapa banyak paket yang dibagikan. Ia tentang bertemu manusia, mendengar mereka, dan hadir ketika mereka sedang membutuhkan satu alasan untuk percaya bahwa keadaan akan kembali membaik. (Foto: JHL Foundation).

#Jhl Foundation #Manggarai #NTT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Didik Setiawan

"Fotografi adalah kisah yang gagal diceritakan melalui kata-kata". – DS
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Momen JHL Foundation Menembus Kampung-Kampung di Ruteng, Manggarai
Tim JHL Foundation menyerahkan bantuan kepada warga di Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Senin (24/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 24 Agustus 2026
Momen JHL Foundation Menembus Kampung-Kampung di Ruteng, Manggarai
Merah Putih Kasih
Hari Keempat, JHL Foundation Menembus Kampung-Kampung di Manggarai
Bukan sekadar mengantar logistik, tim datang menemui warga, mendengar cerita mereka, dan memastikan bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Hari Keempat, JHL Foundation Menembus Kampung-Kampung di Manggarai
Indonesia
Pariwisata Labuan Bajo Berangsur Pulih Usai Gempa, Taman Nasional Komodo Tetap Buka
Aktivitas pariwisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), berangsur kembali normal setelah wilayah tersebut diguncang gempa.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Agustus 2026
Pariwisata Labuan Bajo Berangsur Pulih Usai Gempa, Taman Nasional Komodo Tetap Buka
Indonesia
Kemenkes Dirikan 2 RS Lapangan Tangani Korban Gempa NTT, Stok Obat Cukup Dalam 5 Hari
Total jumlah korban jiwa akibat gempa bumi yang menimpa Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 91 jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Kemenkes Dirikan 2 RS Lapangan Tangani Korban Gempa NTT, Stok Obat Cukup Dalam 5 Hari
Berita Foto
Momen JHL Foundation Salurkan Bantuan ke Dua Desa di Manggarai
Tim JHL Foundation menyerahkan bantuan kepada warga di Desa Welong dan Desa Ranggi, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Minggu (23/8/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 23 Agustus 2026
Momen JHL Foundation Salurkan Bantuan ke Dua Desa di Manggarai
Merah Putih Kasih
Bukan Hanya di Pengungsian, JHL Foundation Datangi Langsung Warga Terdampak Gempa di Manggarai
Memasuki hari ketiga di Flores, JHL Foundation menyalurkan 50 paket bantuan kepada warga Desa Welong dan Ranggi, Manggarai. Total bantuan senilai Rp 1,3 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Hanya di Pengungsian, JHL Foundation Datangi Langsung Warga Terdampak Gempa di Manggarai
Indonesia
Warga Wemaria Ende Bertahan di Pengungsian, Mayoritas Rumah Rusak
Selain menghadapi rasa takut terhadap gempa susulan, mereka juga harus berhadapan dengan nyamuk dan udara malam yang dingin.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Warga Wemaria Ende Bertahan di Pengungsian, Mayoritas Rumah Rusak
Indonesia
Bawa Kebahagiaan, Dua Bayi Lahir di Tengah Tanggap Darurat Bencana Gempa Manggarai
Proses persalinan tetap ditangani tenaga kesehatan meski fasilitas pelayanan berada dalam situasi tanggap darurat.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Bawa Kebahagiaan, Dua Bayi Lahir di Tengah Tanggap Darurat Bencana Gempa Manggarai
Indonesia
Pemerintah Klaim Penanganan Warga Terdampak Gempa sudah Maksimal, Akses Kawasan Terparah Membaik
Penanganan akan terus dikawal hingga kehidupan masyarakat pulih seperti sebelum gempa terjadi.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Pemerintah Klaim Penanganan Warga Terdampak Gempa sudah Maksimal, Akses Kawasan Terparah Membaik
Indonesia
Tempat Ibadah Retak Terdampak Gempa, Umat Katolik Watujuke Ende Gelar Misa di Halaman Rumah
Misa yang dilakukan di halaman rumah menjadi bentuk keteguhan umat untuk tetap menjalankan kehidupan iman di tengah situasi sulit.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Tempat Ibadah Retak Terdampak Gempa, Umat Katolik Watujuke Ende Gelar Misa di Halaman Rumah
Bagikan