Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pangdam Udayana Berikan Rumah ke Istri Prajurit Pasukan Perdamaian Meninggal di Lebanon

Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026

MerahPutih.com - Prosesi penyambutan jenazah tiga prajurit TNI, yang bergabung dalam misi perdamian di Lebanon, dilakukan secara militer dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Tiga prajurit yang gugur, yakni Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon.

Usai penyambutan, jenazah diberangkatkan ke daerah asal untuk dimakamkan secara militer di taman makam pahlawan di daerah masing-masing.

Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung. Sementara Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan dimakamkan di TMP Giri Dhamoloyo II, Magelang, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon dimakamkan di TMP Giripen, Kulonprogo, DIY.

Baca juga:

PDIP Desak PBB Bertindak Tegas Hadapi Serangan Israel Terhadap Prajurit TNI di Lebanon

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memberikan bantuan berupa satu rumah kepada keluarga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.

Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, prajurit Kodam IX/Udayana yang gugur saat menjalankan tugas di wilayah konflik.

Penyerahan dilakukan melalui Asisten Personel Kasdam IX/Udayana Kolonel Arh Burhan Fajari Arfian pada Sabtu (5/4).

Selain rumah lengkap dengan perabotannya di Magelang, Jawa Tengah, keluarga almarhum juga menerima satu unit sepeda motor serta sejumlah bantuan lain untuk mendukung kebutuhan hidup ke depan.

Pangdam IX/Udayana menegaskan, bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab institusi terhadap keluarga prajurit yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tugas negara.

Momentum penyerahan bantuan ini berlangsung bertepatan dengan prosesi penjemputan jenazah prajurit TNI yang gugur, yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4).

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga bertemu langsung dengan keluarga almarhum, yakni istri Hana Dita Anjani dan putrinya yang masih berusia tujuh bulan.

Kehadiran Pangdam tidak hanya sebagai perwakilan institusi, tetapi juga bentuk dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan Pangdam merupakan bentuk penghormatan kepada prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

Menurutnya, TNI akan terus berkomitmen memberikan perhatian kepada keluarga prajurit sebagai bagian dari tanggung jawab moral institusi.

Baca Artikel Asli