Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Neraka Selat Hormuz: Iran Anggap Semua Kapal Musuh, Nekat Melintas Bakal Diserang!

Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026

MerahPutih.com - Militer Iran menegaskan setiap kapal yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai pihak yang berkolaborasi dengan musuh dan akan mendapatkan sanksi tegas.

“Tidak ada kapal yang boleh meninggalkan pelabuhan di Teluk Persia maupun Teluk Oman. Mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai bentuk kolaborasi dengan musuh," demikian pernyataan Angkatan Laut Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), dikutip kantor berita Iran, Fars, Kamis (11/6).

Baca juga:

Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket

Kapal Nekat Melintas Selat Hormuz Akan Diserang

Sejak Kamis dini hari waktu setempat, Iran resmi menutup total jalur pelayaran melalui Selat Hormuz untuk semua jenis kapal, termasuk kapal tanker minyak dan kapal dagang, menyusul serangan Amerika Serikat baru-baru ini ke wilayah mereka.

"Setiap kapal yang mencoba melintasi akan diserang," Angkatan Laut Islamic Revolutionary Guard Corps

Selat Hormuz Suci, Timur Tengah Jadi Neraka Musuh Iran

Dikutip dari Kantor berita Mehr News Agency, Komandan Angkatan Udara IRGC Seyed Majid Mousavi juga memperingatkan pihak-pihak yang berupaya mengancam “Selat Hormuz yang suci.”

Baca juga:

Iran Balas Serang Pangkalan AS di Irak, Pelayaran Selat Hormuz Kembali Ditutup Total

IRGC menegaskan kawasan Timur Tengah akan menjadi neraka bagi Amerika Serikat dan sekutunya di tengah meningkatnya ketegangan terkait Selat Hormuz.

“Jika Anda membuat Selat Hormuz tidak aman, kami akan mengubah kawasan ini menjadi neraka bagi Anda dari seluruh wilayah Iran,” Komandan Angkatan Udara IRGC Seyed Majid Mousavi.

Target Serangan Balasan Iran

Sebelumnya, IRGC telah mengumumkan 18 titik aset militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain menjadi sasaran serangan di tengah ketegangan kawasan yang kembali mengalami eskalasi.

Target-target serangan itu antara lain pangkalan udara Ali Al Salem dan Ahmad Al Jaber di Kuwait serta pangkalan udara Sheikh Isa di Bahrain. Dilansir Antara, sejumlah drone perusak Iran juga telah diluncurkan ke arah Armada Kelima AS. (*)

Baca Artikel Asli