MerahPutih.com -Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta mendukung langkah Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengevaluasi kembali kebijakan ganjil genap untuk sepeda motor di masa pandemi.
Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino. Menurutnya, kebijakan ganjil genap untuk sepeda motor akan menyulitkan warga yang bekerja di lapangan.
Baca Juga
55 Persen Penderita COVID di Jakarta Berstatus Orang Tanpa Gejala
"Mulai dari semakin sulitnya orang mencari nafkah di masa kondisi ekonomi sulit seperti ini," kata Wibi dalam keterangannya, Kamis (3/9).
Wibi meminta kebijakan ganjil genap untuk sepeda motor direvisi Pemprov DKI. Sebab, kebijakan tersebut hanya menimbulkan masalah baru.
"Harus dievaluasi. Kebijakan ganjil genap hanya akan menimbulkan masalah baru," ujar Wibi.
Legislator muda NasDem ini menjelaskan, jika kebijakan ganjil genap untuk sepeda motor diterapkan akan menambahkan klaster baru penularan COVID-19.
"Jika ganjil genap diterapkan maka akan semakin tinggi tingkat penularan COVID-19 di klaster transportasi umum," tegasnya.
Baca Juga
Menurut Wibi, saat ini perekonomian warga Jakarta sedang bergerak untuk bangkit. Karena itu, Wibi mengatakan tugas Pemprov DKI seharusnya memperketat protokol kesehatan dan mengedukasi warga. (Pon)