MerahPutih.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menanggapi soal namanya yang diusulkan PSI Jakarta Barat sebagai calon gubernur (Cagub) dalam Pilkada Jakarta 2024.
Ahok menegaskan, dirinya tidak pernah dihubungi oleh PSI terkait namanya yang masuk dalam kandidat Cagub Jakarta.
"Tidak pernah (dihubungi PSI soal namanya masuk Cagub Jakarta)," kata Ahok saat dikonfirmasi awak media, Senin (8/7).
Ahok juga menjelaskan, ia tak mau bicara banyak ihwal masuk bursa Cagub Jakarta. Sebab, mengenai usulan ini bisa ditanyakan langsung kepada DPP PDIP bidang Pilkada.
Baca juga:
PSI Jakbar Usulkan Deddy Corbuzier dan Ahok Sebagai Cagub di Pilkada Jakarta
"Soal usulan harusnya semua nanya ke dpp PDI Perjuangan," lanjutnya.
Lebih lanjut, mantan Komisaris PT Pertamina ini mengatakan, bahwa pengusulan nama-nama kandidat Pilkada juga sudah dijalankan di PDIP lewat mekanisme sendiri.
"PDI perjuangan memiliki mekanisme pengusulan dan bukan dengan cara bicara di media. Kerja sama partai bisa dilakukan oleh keputusan KETUM," tuturnya.
Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta Barat, mengusulkan enam nama calon gubernur (Cagub) dalam Pilkada Jakarta 2024. Nama tersebut di antaranya adalah Deddy Corbuzier dan kader PDI Perjuangan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Baca juga:
Bamus Suku Betawi 1982 Usulkan 5 Nama untuk Maju di Pilkada Jakarta
Empat sosok lainnya adalah Ketum PSI, Kaesang Pangarep, Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, Stafsus Presiden, Grace Natalie, dan Menteri BUMN, Erick Thohir.
Keenam nama tersebut muncul dari hasil sidang pleno daerah pada Minggu (7/7) di Kantor DPD PSI Jakarta Barat. Bagi PSI, sidang pleno ini merupakan bagian dari proses demokrasi internal PSI yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.
Plt Ketua DPD PSI Jakarta Barat, William Aditya Sarana menyebutkan, bahwa sidang pleno ini sebagai bentuk komitmen untuk memberikan pilihan terbaik bagi warga Jakarta.
"Kami menjunjung tinggi prinsip partisipasi dalam setiap proses pengambilan keputusan di internal partai," kata William kepada wartawan, Senin (8/7). (Asp)