Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

MV Hondius, Kapal Pesiar yang Diserang Wabah Hantavirus, Menuju Kepulauan Canary

Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026

MERAHPUTIH.COM — MV Hondius yang terserang wabah hantavirus kini berlayar ke Kepulauan Canary, di wilayah Spanyol. Kapal pesiar berbendera Belanda ini sebelumnya tertahan tanpa bisa berlabuh di Tanjung Verde, tujuan akhir kapal ini.

Dua anggota awak kapal, termasuk dokter kapal, memerlukan perawatan medis segera dan dijadwalkan dievakuasi menggunakan pesawat rumah sakit ke Kepulauan Canary pada Selasa (5/5). Seorang lainnya yang terkait dengan warga Jerman yang meninggal juga akan dievakuasi. Para pejabat Kementerian Kesehatan Spanyol sedang menentukan penumpang mana yang memerlukan evakuasi mendesak dari Tanjung Verde, tempat kapal tersebut sebelumnya berlabuh.

Tiga penumpang yang berada di kapal MV Hondius telah meninggal dunia setelah kapal itu berlayar dari Argentina dalam perjalanan melintasi Samudra Atlantik sekitar sebulan lalu. “Sekitar 149 orang dari 23 negara masih berada di atas kapal di bawah langkah-langkah pencegahan ketat,” kata operator MV Hondius, Oceanwide Expeditions.

Para penumpang yang tersisa akan melanjutkan perjalanan ke Kepulauan Canary, dan diperkirakan tiba dalam tiga hingga empat hari. Namun, pihak Kemenkes Spanyol menyatakan pelabuhan tujuan belum diputuskan.

Operator pelayaran Oceanwide Expeditions mengatakan rencana awal yakni berlayar menuju Gran Canaria atau Tenerife. Perusahaan itu menyebut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menjelaskan bahwa Tanjung Verde tidak dapat melaksanakan operasi ini. “Kepulauan Canary adalah lokasi terdekat yang memiliki kapasitas yang diperlukan. Spanyol memiliki kewajiban moral dan hukum untuk membantu orang-orang ini karena di antaranya terdapat beberapa warga negara Spanyol,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Baca juga:

WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Ketahui Cara Penularan hingga Risikonya


Kementerian Kesehatan Spanyol, dalam pernyataan yang dikutip BBC, menjelaskan, setelah tiba di Kepulauan Canary, awak dan penumpang akan diperiksa, diberikan perawatan yang diperlukan, dan kemudian dapat memulai perjalanan kembali ke negara masing-masing. “Semua interaksi dengan mereka yang berada di MV Hondius akan dilakukan di ruang dan transportasi khusus yang disiapkan untuk situasi ini,” kata kementerian tersebut.

Hal itu bertujuan menghindari semua kontak dengan penduduk setempat dan memastikan keselamatan tenaga kesehatan.

Hantavirus biasanya menyebar dari hewan pengerat, tapi WHO mengatakan virus ini mungkin telah menyebar di antara kontak yang sangat dekat di atas kapal. WHO menegaskan bahwa risiko bagi masyarakat tetap rendah. Tujuh kasus hantavirus, dua terkonfirmasi dan lima dugaan, telah diidentifikasi sejauh ini. Demikian pembaruan terkini WHO.

Dua kasus terkonfirmasi ialah seorang perempuan Belanda yang termasuk di antara korban meninggal, serta seorang warga Inggris berusia 69 tahun yang telah dievakuasi ke Afrika Selatan untuk perawatan medis.

Suami perempuan tersebut juga meninggal, tapi belum dikonfirmasi sebagai kasus hantavirus, demikian pula warga Jerman yang meninggal pada 2 Mei.(dwi)

Baca juga:

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Kasus Kedua Terkonfirmasi setelah 3 Meninggal Dunia

Baca Artikel Asli