Musim Hujan, Wagub Rano Ingatkan Anak Buahnya Tingkatkan Kewaspadaan terhadap DBD

Selasa, 06 Januari 2026 - Dwi Astarini

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk mempercepat program penanganan tuberkulosis (Tb) dan demam berdarah dengue (DBD) agar kasusnya dapat ditekan secara signifikan. Oleh karena itu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno mengajak seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaan agar upaya penanganan berjalan efektif.

"Jadi Tb harus kita tangani bersama. Hal ini juga menjadi perhatian Presiden untuk percepatan pemberantasannya. Alhamdulillah, beberapa langkah sudah dilakukan dan penanganannya terus berjalan,” kata Wagub Rano di Jakarta Barat, yang dikutip Selasa (6/12).

Menurutnya, upaya penanganan Tb harus dilaksanakan secara kolaboratif lintas sektor. Selain itu, dibutuhkan juga dukungan fasilitas kesehatan, tenaga medis, serta partisipasi aktif masyarakat, terutama dalam upaya deteksi dini. "Kami telah melakukan sejumlah langkah penanganan di beberapa wilayah. Diharapkan, upaya ini dapat berjalan optimal sehingga dampak penanganannya dirasakan langsung oleh warga," tegasnya.

Baca juga:

Antisipasi Pemprov Cegah Lonjakan Kasus DBD di Jakarta


Lebih jauh Rano mengingatkan jajarannya untuk mewaspadai potensi peningkatan kasus DBD seiring memasuki musim hujan. Ia menilai periode pergantian musim kerap menjadi momen rawan munculnya kasus DBD di sejumlah wilayah. "Karena Jakarta masih berada di posisi yang cukup tinggi, ini harus kita tangani bersama," ujarnya.

Wagub Rano menekankan pentingnya penguatan langkah pencegahan melalui gerakan 3M di tingkat masyarakat, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang atau memusnahkan barang bekas yang berpotensi menampung air. Ia juga mengingatkan jajaran pemerintah dan warga agar tidak lengah karena kelalaian kecil dapat menjadi penyebab munculnya sarang nyamuk.

"Oleh karena itu, peran petugas juru pemantau jentik (jumantik) di lingkungan warga terus dioptimalkan. Tim jumantik menjadi garda terdepan dalam pengawasan dan pencegahan penyebaran DBD di permukiman," pungkasnya.(Asp)


Baca juga:

Puncak Kasus DBD Terjadi April, Dinkes DKI Siapkan Strategi ini

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan