MerahPutih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengingatkan pentingnya masyarakat melakukan pemeriksaan hewan kurban secara menyeluruh guna memastikan ternak dalam kondisi sehat dan tidak cacat.
"Hewan kurban harus sehat dan tidak cacat. Kesehatan hewan kurban penting agar layak konsumsi," kata Sekretaris MUI Banyumas Ridwan di Purwokerto, Senin (14/8).
Karena itu, kata dia, menjadi tugas pemerintah daerah untuk memastikan bahwa hewan kurban dalam kondisi sehat.
"Caranya dengan melakukan pengecekan ke lapangan," kata dia.
Selain itu, dia juga mengingatkan masyarakat untuk teliti dalam membeli hewan kurban.
Sebelumnya, Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Purbalingga Cipto Utomo mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan hewan kurban secara menyeluruh.
"Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, guna memastikan hewan kurban tidak cacat, karena hewan yang sah untuk berkurban adalah hewan yang tidak cacat," katanya.
Dia menambahkan ada empat kategori cacat yang menyebabkan hewan tidak sah untuk dijadikan hewan kurban.
"Empat cacat tersebut adalah salah satu matanya ada yang buta, hewan tersebut sakit, hewan yang pincang, serta hewan yang sangat kurus sampai tidak punya sumsum tulang," katanya. (*)
Sumber: ANTARA