MerahPutih.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menerima kunjungan delegasi Front Pembebasan Islam Moro (Moro Islamic Liberation Front/MILF) dari Filipina selatan, di Kementerian Luar Negeri. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir.
Menurut Arrmanatha, Menlu Retno Marsudi saat menerima kunjungan delegasi MILF menyampaikan dukungan Indonesia terhadap berbagai upaya yang dilakukan untuk mencapai perdamaian di selatan Filipina.
"Menlu menekankan bahwa semua pihak di Filipina selatan harus berkontribusi dalam upaya perdamaian," ujarnya seperti dilansir Antara, Kamis (1/2).
Indonesia secara aktif selalu membantu dan mendorong rekonsiliasi dan perdamaian di Filipina. Sejak 2012 hingga 2018 Indonesia telah mengirimkan sebanyak 84 personel, baik militer maupun sipil, untuk membantu proses rekonsiliasi dan perdamaian di Filipina selatan.
Dalam pertemuan dengan delegasi MILF itu, Menlu Retno juga membahas tentang tiga orang warga Indonesia yang masih disandera kelompok bersenjata di wilayah Filipina Selatan.
"Menlu juga menyampaikan kekhawatiran soal penyanderaan WNI. Kita meminta bantuan apabila MILF bisa menolong untuk proses pembebasan WNI yang masih disandera," ucap Arrmanatha.
Dalam kunjungannya ke Indonesia, delegasi MILF tersebut juga akan bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan perwakilan dari organisasi Islam di Indonesia, yaitu dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. (*)