Menlu Sugiono: Indonesia Hadapi Dunia yang Terfragmentasi dengan Percaya Diri

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Menlu Sugiono: Indonesia Hadapi Dunia yang Terfragmentasi dengan Percaya Diri

Menteri Luar Negeri RI Sugiono/ dok Kemlu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia akan menghadapi dinamika dunia yang semakin terfragmentasi dengan penuh kepercayaan diri, bukan dengan rasa takut.

Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono saat menyampaikan pidato kunci dalam Jakarta Geopolitical Forum X bertema Strengthening Multilateralism: Survival Amid Global Turbulence and a Fragmented World yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Jakarta, Kamis (9/7).

Tidak ada satu pun negara yang menginginkan dunia yang terfragmentasi. Namun, seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, inilah realitas saat ini. Dan Indonesia akan menghadapinya dengan percaya diri, bukan dengan ketakutan,

Menlu RI, Sugiono.

Indonesia Siap Memanfaatkan Peluang di Tengah Disrupsi Global

Sugiono mengakui dunia saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari fragmentasi global, disrupsi, hingga perubahan yang berlangsung sangat cepat.

Meski demikian, menurutnya, setiap perubahan juga menghadirkan ruang dan peluang baru bagi negara-negara yang mampu beradaptasi.

"Pasar-pasar baru, kemitraan-kemitraan baru dan peran-peran baru akan menjadi milik negara-negara yang dipercaya, terbuka dan siap menghadapi perubahan. Dan Indonesia bertekad menjadi negara tersebut," ucapnya.

Baca juga:

Puluhan Calon Dubes Belum Serahkan Kredensial ke Prabowo, Ini Kata Menlu Sugiono

Tetap Berpegang pada Politik Luar Negeri Bebas dan Aktif

Dalam pidatonya, Sugiono menegaskan Indonesia akan terus berperan aktif dalam berbagai forum multilateral.

Ia menyebut prinsip politik luar negeri bebas dan aktif tetap relevan, yakni memberikan kebebasan bagi Indonesia untuk menentukan sikap terhadap setiap persoalan internasional sekaligus keberanian untuk mengambil tindakan.

Menurutnya, Indonesia akan terus menjalin hubungan baik dengan seluruh negara sambil tetap mendasarkan setiap keputusan pada kepentingan nasional.

Multilateralisme Masih Menjadi Fondasi Kerja Sama Internasional

Sugiono menilai multilateralisme tetap memiliki peran penting sebagai fondasi kerja sama internasional karena mampu memberikan manfaat bagi banyak negara.

Namun, ia mengingatkan bahwa sistem tersebut tidak dapat berjalan secara otomatis dan membutuhkan komitmen nyata dari setiap negara.

"Kita akan berada di meja perundingan, bukan hanya berada di pinggir. Kita akan ikut menyusun aturan, bukan sekadar mengikutinya. Dan Kita akan mempertahankan sistem internasional dengan cara menjadikannya lebih baik," tegasnya.

Baca juga:

Indonesia hanya Diwakili Dubes saat Penghormatan Ayatollah Khamenei, Menlu: Ada Berbagai Pertimbangan Teknis

Apresiasi untuk Jakarta Geopolitical Forum

Menutup sambutannya, Sugiono menyampaikan apresiasi kepada Lemhannas RI yang selama satu dekade terakhir konsisten menyelenggarakan Jakarta Geopolitical Forum.

Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah penting bagi para pemangku kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan isu hubungan luar negeri dan geopolitik.

"Saya menantikan rekomendasi-rekomendasi kebijakan yang konkret yang akan dihasilkan dari forum ini. Saya mengucapkan selamat berdiskusi. Semoga diskusi kita berlangsung produktif dan memberikan pemikiran-pemikiran yang bermakna," ucapnya. (Asp)

#Menteri Luar Negeri #Sugiono #Geopolitik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menko Sugiono Terpukau Karya Siswa SNT 7 Bogor, Ada Teknologi hingga Game Digital
Menko Sugiono meninjau SNT 7 Parung, Bogor, dan melihat karya siswa di bidang STEM, animasi, web development hingga gim digital.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Menko Sugiono Terpukau Karya Siswa SNT 7 Bogor, Ada Teknologi hingga Game Digital
Indonesia
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Wakil Ketua Komisi I DPR mendorong Menlu Arrmanatha Nasir memperkuat diplomasi ekonomi agar berdampak pada industri nasional, lapangan kerja, dan masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Indonesia
Dilantik Jadi Menlu, Arrmanatha Nasir Tegaskan Kepentingan Nasional Jadi Prioritas
Arrmanatha Christiawan Nasir resmi dilantik menjadi Menlu. Ia menegaskan kepentingan nasional, stabilitas kawasan, perdamaian global, dan politik bebas aktif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dilantik Jadi Menlu, Arrmanatha Nasir Tegaskan Kepentingan Nasional Jadi Prioritas
Indonesia
Bukan Diplomat Biasa, Ini Jejak Panjang Arrmanatha Nasir Sebelum Jadi Menlu
Arrmanatha Christiawan Nasir resmi dilantik Prabowo sebagai Menteri Luar Negeri. Simak profil, pendidikan, serta perjalanan kariernya di Kemlu dan PBB.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Diplomat Biasa, Ini Jejak Panjang Arrmanatha Nasir Sebelum Jadi Menlu
Indonesia
Sugiono, Arrmanatha Nasir hingga Sekjen Golkar Tiba di Istana Negara, Bersiap Dilantik Presiden Prabowo
Dari informasi yang beredar, Sugiono akan dilantik menjadi Menko PMK. Sementara itu, Arrmanatha akan mengisi pos Menlu yang ditinggalkan Sugiono.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Sugiono, Arrmanatha Nasir hingga Sekjen Golkar Tiba di Istana Negara, Bersiap Dilantik Presiden Prabowo
Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Indonesia
Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara
Perjanjian tersebut mulai berlaku setelah Menteri Luar Negeri Sugiono menandatangani pakta perjanjian dengan ketiga negara.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Indonesia
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Delegasi Indonesia juga akan memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum PBB tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029—2030.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
Terkonfirmasi! Presiden Prabowo Tidak Hadir Sidang ke-81 Majelis Umum PBB, Delegasi Dipimpin Menlu
Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi Menlu Sugiono mewakili Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Ke-81 Majelis Umum PBB di New York. Cek agenda lengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Terkonfirmasi! Presiden Prabowo Tidak Hadir Sidang ke-81 Majelis Umum PBB, Delegasi Dipimpin Menlu
Bagikan