Komisi I DPR: Kehadiran Indonesia di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Perkuat Diplomasi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 2 jam, 5 menit lalu
Komisi I DPR: Kehadiran Indonesia di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Perkuat Diplomasi

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal atau yang akrab disapa Deng Ical menyatakan dukungannya terhadap rencana Menteri Luar Negeri Sugiono dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Iran pada 9 Juli 2026.

Menurut Deng Ical, kehadiran perwakilan resmi Pemerintah Indonesia dalam momen tersebut merupakan langkah diplomatik yang tepat sekaligus mencerminkan penghormatan Indonesia terhadap hubungan persahabatan yang selama ini terjalin dengan Republik Islam Iran.

"Kami mendukung rencana Menteri Luar Negeri dan Ketua MPR RI untuk menghadiri upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Kehadiran perwakilan Indonesia menunjukkan rasa hormat dan empati bangsa Indonesia atas peristiwa yang menimpa Iran serta memperkuat hubungan bilateral yang selama ini terjalin dengan baik," ujar Deng Ical di Jakarta, Selasa (7/7).

Baca juga:

Ribuan Warga Iran Berkumpul di Monumen Kepalan Tangan Kanan Ali Khamenei Jelang Pemakaman

Hubungan Indonesia dan Iran Perlu Terus Dijaga

Deng Ical menilai Indonesia perlu menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada rakyat dan pemerintah Iran. Menurutnya, hubungan Indonesia dan Iran selama ini dibangun atas dasar saling menghormati kedaulatan, kerja sama yang konstruktif, serta komitmen terhadap perdamaian dan keadilan internasional.

Indonesia dan Iran memiliki hubungan yang baik dan telah berlangsung lama. Karena itu, hubungan persahabatan tersebut harus terus dijaga dan diperkuat melalui diplomasi yang santun, terbuka, dan saling menghormati,

Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal.

Sebagai anggota Komisi I DPR RI yang membidangi urusan luar negeri, pertahanan, komunikasi, dan intelijen, Deng Ical menegaskan Indonesia harus tetap konsisten menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif sebagaimana diamanatkan oleh para pendiri bangsa.

"Politik luar negeri bebas aktif merupakan fondasi diplomasi Indonesia. Kita tidak boleh terseret ke dalam blok atau kepentingan negara mana pun. Indonesia harus bebas menentukan sikap dan kebijakannya berdasarkan kepentingan nasional serta nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian dunia," tegasnya.

Baca juga:

Batal Cuma Diwakili Dubes Teheran, Prabowo Tunjuk Ketua MPR dan Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Menurut Deng Ical, prinsip bebas aktif juga mengharuskan Indonesia berperan dalam mendorong penyelesaian konflik melalui dialog dan diplomasi, bukan melalui penggunaan kekuatan militer yang berujung pada jatuhnya korban sipil dan ketidakstabilan kawasan.

"Indonesia harus terus menyerukan penghentian perang, menolak segala bentuk agresi yang mengancam kedaulatan negara lain, dan mendorong penyelesaian konflik melalui jalur damai. Perdamaian dunia merupakan amanat konstitusi yang harus terus diperjuangkan," ujarnya.

Indonesia Diharapkan Terus Menjadi Jembatan Perdamaian

Deng Ical menambahkan bahwa setiap negara memiliki hak untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayahnya sesuai dengan hukum internasional. Karena itu, masyarakat internasional perlu mengedepankan penghormatan terhadap kedaulatan negara serta memperkuat mekanisme penyelesaian sengketa secara damai.

"Kita berharap situasi di Timur Tengah dapat segera membaik. Indonesia harus terus menjadi bagian dari solusi, menjadi jembatan dialog, dan menyuarakan pentingnya perdamaian, stabilitas, serta penghormatan terhadap hukum internasional," pungkasnya. (Pon)

#Komisi I DPR #Ayatollah Ali Khamenei #Iran #Menteri Luar Negeri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komisi I DPR: Kehadiran Indonesia di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Perkuat Diplomasi
Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal (Deng Ical) mendukung rencana Menlu Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 5 menit lalu
Komisi I DPR: Kehadiran Indonesia di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Perkuat Diplomasi
Indonesia
Batal Cuma Diwakili Dubes Teheran, Prabowo Tunjuk Ketua MPR dan Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei
Presiden Prabowo Subianto menugaskan Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menlu Sugiono menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, di Mashhad, 9 Juli 2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Batal Cuma Diwakili Dubes Teheran, Prabowo Tunjuk Ketua MPR dan Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei
Dunia
Ribuan Warga Iran Berkumpul di Monumen Kepalan Tangan Kanan Ali Khamenei Jelang Pemakaman
Warga Iran juga menunjukkan solidaritas dengan sekutu mereka, dengan membentangkan spanduk dukungan untuk Lebanon dan Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Ribuan Warga Iran Berkumpul di Monumen Kepalan Tangan Kanan Ali Khamenei Jelang Pemakaman
Dunia
Teheran Lockdown Udara Hingga Puncak Pemakaman Ali Khamenei 9 Juli
Iran menutup ruang udara Teheran dan Mashhad selama prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Penutupan bandara dilakukan sesuai jadwal resmi hingga 9 Juli.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Teheran Lockdown Udara Hingga Puncak Pemakaman Ali Khamenei 9 Juli
Indonesia
Dukung Perpres Nomor 111 Tahun 2025, DPR: Cegah Penyebaran LGBT
LGBT memang sudah menjadi ancaman nonmiliter dan menjadi tantangan bagi masa depan bangsa.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
Dukung Perpres Nomor 111 Tahun 2025, DPR: Cegah Penyebaran LGBT
Dunia
Iran Siaga Tinggi Saat Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei, Wilayah Udara Ditutup
Wilayah udara di atas Teheran akan ditutup pada Senin (6/7) selama upacara pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei,
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Iran Siaga Tinggi Saat Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei, Wilayah Udara Ditutup
Dunia
Iran Mulai Masa Berkabung Publik untuk Ayatollah Ali Khamenei, Rangkaian Upacara Berlangsung hingga 40 Hari
Rekaman video memperlihatkan peti jenazah Khamenei, yang dibalut bendera Republik Islam Iran, diusung di Grand Mosalla pada Jumat (3/7).
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
 Iran Mulai Masa Berkabung Publik untuk Ayatollah Ali Khamenei, Rangkaian Upacara Berlangsung hingga 40 Hari
Dunia
Trump Klaim Iran Setujui Kepakatan Damai, Tidak Ngotot Ganti Rezim
Washington tidak mendorong perubahan pemerintahan di Iran karena tujuan utama mereka adalah mencegah Teheran memiliki senjata nuklir.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Trump Klaim Iran Setujui Kepakatan Damai, Tidak Ngotot Ganti Rezim
Indonesia
Iran Gelar Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Berlangsung Selama 6 Hari
Upacara pelepasan sang mendiang pemimpin pada Sabtu (4/7) mendatang akan dimulai pukul 6 pagi di Musalla Besar Teheran dan akan berlanjut hingga Minggu (5/7) malam
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Iran Gelar Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Berlangsung Selama 6 Hari
Indonesia
Latsarmil Dinilai Tak Relevan, Anggota Komisi I DPR Minta Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Difokuskan ke Manajerial
TB Hasanuddin mengusulkan penghapusan Latihan Dasar Kemiliteran bagi calon manajer KDMP. Langkah itu dinilai dapat menghemat sekitar Rp 30 juta per peserta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Latsarmil Dinilai Tak Relevan, Anggota Komisi I DPR Minta Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Difokuskan ke Manajerial
Bagikan