Merindukan Snack Jadul Teman Perjalanan Mudik Lebaran

Minggu, 29 Mei 2022 - Andrew Francois

BINGUNG cari kegiatan di tengah kemacetan pas mudik. Jangan khawatir, sebab ada banyak cara, tapi paling mudah tentu saja cemal-cemil. Mau makan berat takut tiba-tiba mulas padahal agak repot cari toilet karena SPBU masih jauh. Ya, makanya cemal-cemil saja!

Perjalanan pulang kampung kurang lengkap tanpa mampir membeli kudapan khas daerah-daerah nan dilintasi menuju kampung halaman. Malah jadi kayak kurang lengkap jika mudik tanpa wisata kuliner.

Namun, mampir membeli camilan khas idealnya baru bisa terlaksana kalau lalu lintas lancar. Bagaimana mau membeli camilan kalau sedari sejam terkahir posisi mobil tak berubah sejengkal pun.

Mau enggak mau, demi mengganjal perut, pemudik akhirnya membongkar bagasi, mengambil tas ransel, mengeluarkan pelbagai snack khas biasa ditemukan di warung atau minimarket terdekat.

Baca juga:

Gokil, Snack Mirip Gorila Ini Dijual Seharga Rp1,3 Miliar

Mudik tak lengkap tanpa snack favorit. (Foto: Unsplash/Nico Smit)

Mobil digunakan untuk mudik selain dipenuhi koper dan tas untuk membawa pakaian pasti juga dipenuhi berbagai kantong plastik pembawa snack dan berbagai makanan ringan untuk jadi camilan kala terjebak di tengah kemacetan menuju kampung halaman.

Misalnya saja bagi anak Generasi 90-an akhir hingga 2000-an awal pasti wajib membawa snack-snack seperti stik jagung bakar dengan tagline 'mo-mo-lagi'. Snack tersebut memang terasa enak dengan rasa asin keju pas di mulut. Biasanya remahan bumbu kejunya membekas di jari-jari dan membuat baju jadi kotor.

Ada juga snack koin emas bila dilihat sekilas memang tampak sangat mirip dengan koin uang asli. Biasanya orangtua akan membeli snack cokelat tersebut dalam jumlah banyak karena harganya kala itu cukup terjangkau. Namun, cokelatnya cukup lembek sehingga mudah hancur karena tertekan barang lainnya.

Baca juga:

Enak, 4 Snack Sehat ini Disukai Anak-Anak

Cokelat koin emas snack andalan di perjalanan mudik. (Foto: Unsplash/Sharon McCutcheon)

Mudik juga tak lengkapi bila tak ditemani berbagai jenis chiki sebab jenis snack tersebut pasti paling laku di dalam mobil. Biasanya chiki dibawa saat mudik seperti chiki kentang perancis 2000 di dalam kemasannya sudah terdapat saus cocol. Ada pula chiki keripik singkong rasanya pedas asin dan banyak disukai anak-anak.

Bagi anak generasi 2000-an awal sepertinya paling sering membawa snack kacang panggang oven rasanya sangat gurih dan kriuk ketika dikunyah. Snack tersebut cukup digemari karena ukurannya kecil-kecil sehingga mudah dikunyah meski terkadang serpihannya tertinggal di sela-sela gigi.

Nah, selama dua tahun belakangan cemal-cemil snack legendaris tersebut tetap bisa dilakukan tapi dari rumah, bukan di jalan sambil macet-macetan, apalagi dalam perjalanan mudik.

Pemerintah, terutama di tahun pertama pandemi, melarang setiap orang pulang kampung karena bisa menjadi mata rantai penyebaran COVID-19. Maka, selama dua tahun terakhir meski bisa cemal-cemil tapi ada suasana atau rasa begitu kurang.

Di tahun ini, mudik sudah beroleh lampu hijau. Kerinduan untuk cemal-cemil di mobil kembali bisa dilakukan. Hal tersebut jadi pengobat rindu banyak orang tentang kebiasaan unik selama mudik. (waf)

Baca juga:

Empat 'Snack' Disneyland Spesial Imlek ini cuma Tersedia Selama 24 Hari

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan