LILIN mampu memberikan cahaya, meskipun tak seterang lampu LED. Kehadirannya tak sekedar itu saja, melainkan memberikan manfaat kesehatan.Cahaya lilin dapat digunakan sebagai penenang pikiran saat pikiran sedang jenuh. Lilin aroma yang tren di pasaran memberikan aroma pilihan yang dapat menciptakan perasaan tertentu dalam pikiran dan tubuh.
Dilansir dari theflowerpot, sebuah studi yang menggunakan electroencephalograph untuk merekam aktivitas otak, dengan jelas mengungkapkan bahwa aroma itu signifikan memodulasi aktivitas gelombang otak yang berbeda dan bertanggung jawab untuk berbagai keadaan otak.
Baca Juga:
Saat sedang bersantai ditemani dengan lilin aroma terapi merupakan cara terbaik dan efektif untuk melepaskan stres. Karena aroma yang dikeluarkan dari lilin yang dinyalakan memeberikan manfaat positif bagi kesehatan.
Dikutip dari medicalnewstoday, ada penelitian yang mengungkapkan bahwa kandungan minyak esensial dalam lilin aromaterapi mampu mengurangi kadar kortisol di dalam tubuh. Hormon kortisol adalah hormon yang terlibat dalam respon stres di dalam tubuh. Ketika kadarnya berkurang otomatis risiko stres pun semakin menurun. Ada beberapa manfaat yang diberikan dari membakar lilin.
Lilin mampu mengubah suasana melalui aromanya. Menyalakan lilin untuk meditasi, mandi , kencan atau apapun itu lainnya dapat menaikan dan mengatur suasana seperti yang diharapkan.
Lilin aroma yang mengandung keharuman bunga dan herbal, seperti geranium, lavender, dan peppermint. Terbukti bermanfaat untuk pengobatan berbagai gangguan psikologis dan fisiologis. Tak kurang pula banyak yang mencari lilin untuk mengurangi depresi dan kecemasan sangat populer.
Baca Juga:
Lilin beraroma dapat menyebabkan ketenangan dan membantu meringankan gejala stres, dengan kemampuan untuk menurunkan kortisol. Lilin tertentu dibuat khusus untuk mengaktifkan bahan kimia di otak, seperti serotonin dan dopamin, untuk mendukung suasana hati yang positif.
Aroma tertentu dalam lilin dapat merangsang memori di otak. Sistem limbik adalah bagian dari otak yang menampung memori dan emosi kita. Aroma, emosi, dan memori saling terkait secara misterius, menurut The Harvard Gazette.
Diyakini bahwa cahaya lilin mampu membuat tidur menjadi lebih lelap. Cahaya lilin sangat bermanfaat menjaga ritme tidur alami. Dengan begitu cahaya lilin mampu mengatasi cahaya biru yang belakangan memang membungkus kehidupan manusia. Dengan begitu cahaya lilin mampu membatasi cahaya biru yang datang dari teknologi yang hadir kala tidur.
Membakar lilin bisa menjadi ritual pribadi untuk berkomitmen pada refleksi dan relaksasi. Para psikolog mengatakan lilin memiliki efek positif pada kesehatan mental, dan dapat dipasangkan dengan kegiatan kesehatan lainnya seperti menulis jurnal dan melakukan yoga dengan cahaya lilin. (den)
Baca Juga:
Pentingnya Penyerapan Kalsium yang Optimal Bagi Kesehatan Tulang