MerahPutih.Com - Liburan Natal dan Tahun Baru 2018 mengalami penurunan jumlah pemudik dibandingkan dengan tahun lalu. Meski demikian, Kementerian Perhubungan melalui Direktur Angkutan dan Multimoda, Cucu Mulyana menyatakan pihaknya tetap menyiapkan kendaraan untuk para pemudik.
Sekitar 48 bus yang terdiri dari bus AKAP dan Pariwisata telah disiapkan Kemenhub untuk memperlancar arus mudik Natal dan Tahun Baru 2018. Bus-bus tersebut, sebelumnya sudah digunakan sebagai transportasi mudik Lebaran 2017.
Lebih lanjut, Cucu Mulyana memaparkan bahwa jumlah pemudik Natal dan Tahun Baru 2018 mengalami penurunan sekitar 0,85 persen.
"Prediksi penumpang yang akan mudik Natal tahun ini mencapai 2,5 juta orang atau turun 0,85 persen di angkutan jalan," kata Cucu Mulyana di Jakarta, Senin kemarin.
Kementerian Perhubungan juga akan melaksanakan uji kelayakan bus sebelum digunakan sebagai moda transportasi mudik. Cucu merinci uji kelayakan bus akan dilakukan di pool bus, 52 terminal dan unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor (UPPKB) dengan menargetkan 12 ribu bus AKAP dan dua ribu bus pariwisata. "Pelaksanaan ramp check dilakukan pada 14 November hingga 20 Desember 2017," katanya.
Selain itu pihaknya bakal memantau arus kendaraan 48 terminal tipe A yang berada di 15 provinsi.
Sementara untuk angkutan penyeberangan, diprediksi akan mengalami kenaikan 4,5 persen menjadi 3,44 juta orang pada mudik Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.
Terkait angkutan penyeberangan, pemerintah menyiapkan 200 armada kapal di 10 lintas penyeberangan.
Cucu Mulyana sebagaimana dilansir Antara menambahkan truk sumbu tiga atau lebih akan dilarang beroperasi di sejumlah tol pada Jumat (22/12) pukul 00.00 hingga Sabtu (23/12) pukul 24.00 dan Jumat (29/12) pukul 00.00 hingga Sabtu 30/12) pukul 24.00.
"Ada pengaturan angkutan barang," pungkas Cucu Mulyana.(*)