MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Ima Mahdiah melaporkan dua akun Twitter atas nama @_haye_ dan @PanglimaHansip ke Polisi. Mereka dilaporkan atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik bernomor LP/7317/XI/19/PMJ/Dit.Reskrimsus, tanggal 13 November 2019.
Kedua akun Twitter tersebut diduga kuat memfitnahnya. Pasalnya, kedua akun tersebut menudingnya menggelapkan dana operasional dan menerima gaji dari sejumlah konglomerat saat menjabat sebagai staf mantan Gubernur DKI Jakarta ke-15 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Baca Juga
"Laporannya terkait dua orang ini meretweet kayak menyamber akun twitter saya. Terus yang kedua itu soal dia meretweet pas saya lagi ngetwit soal dana operasional. Saya menjelaskan waktu itu Bapak Ahok mempunyai tim dan dibayarin oleh dana operasional. Terus dia (dua akun Twitter yang dilaporkan) menyambar ke dana operasional zaman Pak Ahok ada yang bilang dari konglomerat," kata Ima, saat melapor di Polda Metro Jaya, Rabu (14/11)
Ima membawa barang bukti berupa tangkapan layar cuitan kedua akun Twitter tersebut. Dia mengaku sebenarnya sudah memberi waktu 3x24 jam kepada dua oemilik akun Twitter untuk membuktikan tuduhannya. Tapi, keduanya tak bisa membuktikan. Maka dari itu, tindakan laporan dilakukan.
Baca Juga
Mantan Staf BTP Sarankan Anies Relokasi Warga Kampung Akuarium
Ima menambahkan, tuduhan ini didapatnya pascajadi bintang tamu dalam program Mata Najwa. Di mana ia saat itu menyebut temuan kejanggalan dalam penyusunan anggaran 2020 di Pemprov DKI Jakarta. Ia merasa tuduhan yang dilontarkan kedua akun Twitter itu dapat menggiring opini negatif pada masyarakat.
Lebih lanjut Ima mengatakan kedua akun Twitter ini dilporkan dengan 27 Ayat 3 Juncto Pasal 45 Ayat 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 dan atau Pasal 310 atau Pasal 311 KUHP.
"Jadi, biar mereka cari bukti dulu tapi enggak ada, ya saya laporkan. Kenapa saya laporkan ini, menurut saya negara kita adalah negara demokrasi, tapi kita juga punya aturan," ujar Ima. (Knu)
Baca Juga
Eks Staf Ahok Kritik Rencana Anies Ingin Bangun Kampung Akuarium