Kemenkes Sebut Skrining Gratis untuk Turunkan Biaya Kesehatan

Selasa, 05 November 2024 - Angga Yudha Pratama

MerahPutih.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memberikan kado berupa skrining kesehatan gratis. Program ini rencananya berlaku mulai tahun 2025.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menuturkan bahwa skrining kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam mencegah berbagai macam ancaman penyakit yang mengintai masyarakat. Seperti diabetes, kanker, osteoporosis, Alzheimer, penyakit dalam hingga stunting.

Ketika risiko kesehatan ditemukan lebih cepat, maka proses penyembuhan juga menjadi lebih mudah.

"Sehingga biaya kesehatan juga menjadi lebih murah," kata Dante kepada wartawan di Jakarta Selatan, Selasa (5/11).

Baca juga:

Henti Jantung Berbeda dengan Serangan, Anak Muda Disarankan Jalani Skrining

Ia mengatakan bahwa hadiah ulang tahun ini merupakan salah satu target 100 hari kerja Kementerian Kesehatan semenjak dirinya dan Budi Gunadi Sadikin kembali dilantik menjadi Menteri dan Wakil Menteri Kesehatan di era Presiden Prabowo.

"Bisa (Januari) diusahakan, semua akan mendapatkan skrining gratis pada saat ulang tahun," jelas Dante.

Salah satu jenis penyakit yang rencananya akan masuk dalam program skrining kesehatan gratis yaitu penyakit tiroid. Dante menyebutkan, klaim jaminan kesehatan nasional (JKN) untuk penyakit tiroid cukup tinggi mencapai Rp750 miliar pada tahun 2023.

Oleh sebab itu, ujar Dante, skrining menjadi salah satu upaya yang penting untuk dilakukan sehingga masyarakat yang mengalami penyakit tertentu, termasuk penyakit tiroid, dapat mengakses layanan deteksi dini yang lebih baik.

Khusus untuk skrining tiroid, ia mengatakan bahwa Kemenkes menyiapkan laboratorium sederhana untuk memeriksa fungsi tiroid serta alat USG untuk memeriksa kelainan anatomi tiroid yang berupa benjolan.

Baca juga:

Menkes Target Nol Angka Wafat pada Pemilu 2029, Petugas Diskrining Sebelum Daftar

“Semua puskesmas sekarang sudah punya USG, kita lengkapi dengan sarana untuk melakukan USG pada tiroid. Sedangkan laboratorium sudah tersebar hampir di semua rumah sakit di seluruh kabupaten di Indonesia,” kata Dante.

Skrining kesehatan gratis untuk setiap penduduk yang berulang tahun akan disesuaikan dengan kebutuhan untuk setiap kelompok usia. Skrining kesehatan rencananya akan dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu balita, remaja, dewasa dan lansia.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan