MERAHPUTIH.COM - MENTERI Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menyebut TNI akan membentuk setiap batalion di tingkat kota dan kabupaten. Menurut Sjafrie, hal ini dilakukan untuk memperkuat pertahanan di tingkat daerah.
“Pemerintah memproyeksikan pembentukan satu Yonif TP di setiap kabupaten/kota,” ujar humas Kementerian Pertahanan dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (20/4).
Menurut Sjafrie, kehadiran Yonif TP diharapkan tidak hanya mendukung operasional pertahanan, tetapi juga diharapkan mampu membantu operasional di daerah, sekaligus untuk memberdayakan program-program pemerintah daerah. Di sejumlah wilayah yang telah memiliki Yonif TP, berbagai dampak positif mulai terlihat, seperti penurunan angka kriminalitas, penguatan kohesi sosial, peningkatan kualitas pendidikan, bertambahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi dan pembangunan.
“Termasuk perluasan akses terhadap layanan kesehatan,” ungkap Kemhan.
Baca juga:
Kemenhan Tegaskan 2 Prajurit Perdamaian TNI Gugur di Lebanon
Dalam arahannya, Menhan Sjafrie menekankan pentingnya pemahaman serta komitmen terhadap konstitusi dan kepentingan nasional. Menhan menjelaskan Pembukaan UUD 1945 merupakan dasar negara yang menjadi pedoman utama, termasuk bagi TNI dalam merumuskan kebijakan pertahanan yang berlandaskan Sishankamrata, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 30 UUD 1945.
Lebih lanjut, Menhan menegaskan sistem pertahanan Indonesia menganut prinsip defensif aktif, yakni tidak bersifat ofensif maupun ekspansif. Namun, pertahanan Indonesia berfokus pada upaya menjaga dan mengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman.(knu)
Baca juga:
Kemenhan Bangun Latihan Perang Bertaraf Internasional di Morotai, Bisa Dipakai Negara Lain
Foto : Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin/ dok Kemhan