Kemenhan akan Bangun Batalion TNI di Setiap Kabupaten/Kota, Bantu Kehidupan Masyarakat Setempat

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Kemenhan akan Bangun Batalion TNI di Setiap Kabupaten/Kota, Bantu Kehidupan Masyarakat Setempat

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MENTERI Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menyebut TNI akan membentuk setiap batalion di tingkat kota dan kabupaten. Menurut Sjafrie, hal ini dilakukan untuk memperkuat pertahanan di tingkat daerah.

“Pemerintah memproyeksikan pembentukan satu Yonif TP di setiap kabupaten/kota,” ujar humas Kementerian Pertahanan dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (20/4).

Menurut Sjafrie, kehadiran Yonif TP diharapkan tidak hanya mendukung operasional pertahanan, tetapi juga diharapkan mampu membantu operasional di daerah, sekaligus untuk memberdayakan program-program pemerintah daerah. Di sejumlah wilayah yang telah memiliki Yonif TP, berbagai dampak positif mulai terlihat, seperti penurunan angka kriminalitas, penguatan kohesi sosial, peningkatan kualitas pendidikan, bertambahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi dan pembangunan.

“Termasuk perluasan akses terhadap layanan kesehatan,” ungkap Kemhan.

Baca juga:

Kemenhan Tegaskan 2 Prajurit Perdamaian TNI Gugur di Lebanon


Dalam arahannya, Menhan Sjafrie menekankan pentingnya pemahaman serta komitmen terhadap konstitusi dan kepentingan nasional. Menhan menjelaskan Pembukaan UUD 1945 merupakan dasar negara yang menjadi pedoman utama, termasuk bagi TNI dalam merumuskan kebijakan pertahanan yang berlandaskan Sishankamrata, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 30 UUD 1945.

Lebih lanjut, Menhan menegaskan sistem pertahanan Indonesia menganut prinsip defensif aktif, yakni tidak bersifat ofensif maupun ekspansif. Namun, pertahanan Indonesia berfokus pada upaya menjaga dan mengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman.(knu)

Baca juga:

Kemenhan Bangun Latihan Perang Bertaraf Internasional di Morotai, Bisa Dipakai Negara Lain



Foto : Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin/ dok Kemhan

#Kemenhan #Sjafrie Sjamsoeddin #TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Puncak peringatan HUT ke-81 TNI akan lebih difokuskan pada kegiatan internal di Mabes TNI. Keterlibatan masyarakat tetap ada, tetapi dilakukan secara terbatas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Pada 21 Agustus 2026 lalu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun bertemu di Jakarta dalam Mekanisme Dialog 2+2 antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan Indonesia dan China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Pesta meriah dan parade alutsista HUT ke-81 TNI di Monas resmi dibatalkan demi fokus penanganan bencana alam di Indonesia.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Indonesia
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Latihan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Bagikan