Pemberontak Muslim Syiah mengangkat senjata mereka saat menggelar aksi menentang serangan udara di Sanaa, Yaman, Kamis (26/3). Pesawat perang dari Arab Saudi dan sekutu negara Arab menghantam perjuangan pemberontak untuk menggulingkan presiden Yaman Kamis kemarin, dalam spekulasi besar oleh pengekspor minyak dunia untuk memeriksa pengaruh Iran di halaman belakangnya tanpa dukungan militer langsung dari AS.
Kemelut Republik Yaman
Ana Amalia - Selasa, 14 April 2015
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 28 Juli 2026
Blokade Selat Bab al-Mandsb Oleh Houthi Bikin Pelayaran Kapal Turun 56 Persen
Selasa, 14 Juli 2026
Trump Dikabarkan Setujui Serangan ke Bandara Yaman, Sasar Pimpinan Hauthi Balik dari Iran
Jumat, 19 Juni 2026
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
Kamis, 11 Juni 2026
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Selasa, 19 Mei 2026
Iran Bentuk Otorita Baru, Kapal Negara Sahabat dapat Tarif Khusus Lewat Selat Hormuz
Rabu, 06 Mei 2026
Iran Terapkan Aturan Baru Transit Kapal di Selat Hormuz, Semua Instruksi Lewat Email!
Rabu, 29 April 2026
Iran Mangkir di Kongres AFC Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Beri Kepastian
Kamis, 23 April 2026
Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat John Phelan Mengundurkan Diri di Tengah Dinamika Internal Departemen Perang
PILIHAN EDITOR
1 jam, 16 menit lalu
Casemiro Gabung Inter Miami Demi Main Bareng Lionel Messi
1 jam, 44 menit lalu
Franco Baresi di Mata Tokoh-Tokoh Sepak Bola Dunia, Mulai dari Paolo Maldini Sampai Romario
1 jam, 57 menit lalu
Piala AFF Indonesia vs Timor Leste: Shayne Pattynama jadi Man of The Match
2 jam, 20 menit lalu
Hasil Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Lumat Timor Leste 3 Gol Tanpa Balas
Jumat, 31 Juli 2026
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Jumat, 31 Juli 2026