3 ABK WNI Jadi Korban Serangan di Selat Bab Al-Mandeb, Korban Tewas Masih Diverifikasi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
3 ABK WNI Jadi Korban Serangan di Selat Bab Al-Mandeb, Korban Tewas Masih Diverifikasi

Gedung Kementerian Luar Negeri. Foto: Kemlu RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI membenarkan informasi terkait tiga anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang menjadi korban serangan di Selat Bab Al-Mandeb, Yaman, Selasa (12/8). Selat Bab Al-Mandeb merupakan gerbang masuk Laut Merah yang terletak di sisi barat Semenanjung Arab.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengungkapkan, para WNI tersebut merupakan awak kapal MV Tihamah yang diserang drone saat bersandar di Pelabuhan Bab Al-Mandeb. Pemberitaan sebelumnya tidak merinci nama kapal yang terkena serangan.

Dari tiga ABK WNI, satu ABK mengalami luka ringan akibat serpihan dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit, sementara satu ABK lainnya mengalami luka dan telah mendapat perawatan di rumah sakit,

ucap Heni dalam pernyataan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/8). “Satu ABK WNI lainnya diberitakan oleh sejumlah media internasional meninggal dunia dalam insiden tersebut. Namun, informasi tersebut masih dalam proses verifikasi,” tambah Heni.

Baca juga:

JBL Perbarui Tour ONE M3 dan Tour PRO 3, Fokus pada Kualitas Suara dan Kenyamanan

Ia memastikan KBRI Muscat terus memantau perkembangan peristiwa yang terjadi, khususnya setelah terhubung dengan ABK WNI di kapal MV Tihamah. Adapun kapal tersebut diketahui membawa total 11 ABK, terdiri dari delapan WN Pakistan beserta tiga WNI.

Kemlu RI bersama KBRI Muscat akan terus berkomunikasi dengan otoritas setempat dan pihak-pihak terkait lainnya untuk memperoleh perkembangan lebih lanjut terkait insiden tersebut, kata dia.

KBRI Muscat juga tengah berkomunikasi dengan otoritas terkait untuk memperoleh konfirmasi resmi mengenai kondisi dan keberadaan ABK WNI yang bersangkutan,

katanya.

KBRI Muscat akan mengambil langkah yang diperlukan guna memastikan perlindungan bagi ketiga ABK WNI yang terdampak serangan, seperti dengan penyediaan bantuan dan pertolongan yang mereka perlukan. Pihaknya mempertimbangkan fasilitasi kepulangan para ABK WNI ke tanah air jika kondisi dan situasi memungkinkan, demikian Heni.

Laporan Anadolu menyebutkan seorang WNI menjadi satu dari tiga ABK yang tewas akibat sebuah serangan terhadap kapal dagang di Selat Bab Al-Mandeb.

Menurut stasiun televisi terafiliasi pemerintah, Al-Jumhuriya TV, Selasa, serangan yang diduga dilakukan oleh kelompok Houthi di Yaman tersebut turut menewaskan dua warga negara Pakistan, menurut laporan awal.

Saat itu, laporan Al-Jumhuriya TV belum menyebutkan nama kapal yang diserang maupun siapa pemiliknya. Masih belum ada pernyataan apa pun dari kelompok Houthi terkait serangan tersebut.

#Yaman #Perang #KBRI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Keselamatan WNI di Tengah Konflik Houthi-Saudi
Keselamatan WNI harus menjadi prioritas utama pemerintah di tengah situasi keamanan yang terus berkembang di kawasan tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Keselamatan WNI di Tengah Konflik Houthi-Saudi
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Dunia
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan beberapa pejuang dan warga sipil tewas serta terluka dalam serangan tersebut dan bersumpah akan membalas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Dunia
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Situasi saat ini terus membebani warga sipil, karena rumah-rumah dan infrastruktur vital telah rusak, sementara masyarakat setempat masih berjuang untuk memulihkan kondisi mereka.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Indonesia
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Penjualan minyak Iran telah kembali ke tingkat sebelum diberlakukannya sanksi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Dunia
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Teheran sedang menghadapi “kondisi terburuk” dalam perang ekonomi. Namun, negaranya tetap menjalankan berbagai proyek pembangunan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Bagikan