Rasa kebersamaan dan makna Bhinneka Tunggal Ika amat terasa saat puncak Festival Jenang Solo 2017, Jumat (17/2), yang diadakan dalam rangka HUT Kota Solo ke-272.
Bagaiamana tidak, semua masyarakat berbaur menjadi satu seolah tak ada pembeda di antara mereka, baik jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga masyarakat pada umumnya.
Puncak Festival Jenang Solo 2017 diawali dengan kirab bersama dari kawasan Sriwedari menuju kawasan Pasar Ngarsopuro.
Tampak iring-iringan yang dipimpin oleh Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Wakil Wali Kota Achmad Purnomo menjadi pembeda. Selain itu, tampak ribuan takir jenang juga ikut dikirab.
Seusai sampai di kawasan Pasar Ngarsopuro, jenang yang sudah disiapkan tersebut tak lantas dibagikan, namun digelar doa bersama terlebih dahulu, sebagai wujud ucapan syukur kepada Sang Pencipta.
Karena banyaknya antusiasme warga, warga pun sudah tidak bersabar untuk mendapatkan jenang tersebut.
Setelah itu, jenang pun dibagikan kepada warga dan dimakan secara bersama-sama.
“Ini namanya prosesi Kembul Bujono, yang artinya makan secara bersamaan. Luar biasa, antusiasme mayarakat yang datang, kami tak menyangka akan sebanyak ini,” jelas ketua pelaksana kegiatan Septhando Hijiri Shafara.
Berita ini berdasarkan laporan dari Win, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya. Baca berita lainnya dari Solo di: Kembul Bujono Warnai Puncak Festival Jenang Solo 2017