Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kematian Akibat COVID-19 di Surabaya Diklaim Menurun

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Juli 2021

MerahPutih.com - Angka kematian akibat COVID-19 di Surabaya, Jawa Timur, diklaim mulai menurun. Penurunan terjadi selama perpanjangan PPKM Level 4 kurang dari sepekan ini.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, sebelumnya 180 orang meninggal dimakamkan standard prokes di Surabaya, kini menjadi 85 orang per hari.

Baca Juga:

Panglima TNI Kerahkan Tracer Digital dari Tiga Matra untuk Putus Mata Rantai COVID-19

Menurut data dari https://lawancovid-19.surabaya.go.id/ selama sepekan perpanjangan PPKM nampak penurunan pada kasus COVID-19 meninggal pada 25 Juli. Sedangkan sejak 21-24 Juli mengalami lonjakan.

Berikut ini data kasus meninggal saat perpanjangan PPKM di Surabaya:

21 Juli 2021 kumulatif meninggal 1.485 naik 0,88 % atau 13

22 Juli 2021 kumulatif meninggal 1.507 naik 1,5% atau 22

23 Juli 2021kumulatif meninggal 1.539 naik 2,1% atau 32

24 Juli 2021 kumulatif meninggal 1.580 naik 2,7% atau 41

25 Juli 2021kumulatif meninggal 1.607 naik 1,7% atau 27

Sementara untuk BOR RS di Surabaya disebut sudah turun sejak PPKM diberlakukan. Dari sebelumnya 90 persen, kini sudah turun sekitar 7 persen. Sebab banyak RS yang dibuka, seperti RS Lapangan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Antara)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Antara)

Eri menegaskan, jika mengamati BOR di Surabaya memang sedikit susah. Sebab, pasien yang dirawat di RS Surabaya bukan hanya warga Kota Surabaya saja.

"Surabaya jika dilihat BOR-nya ya agak susah sih. Yang di sini orang Surabaya saja atau tidak. Jangan lihat Surabaya berdasar BOR RS, agak susah. Sebab RS di Surabaya bukan hanya untuk warga Surabaya, sebab Surabaya ibu kota provinsi, yang kesemuanya pasien yang berat dilarikan ke sini,” ucap Eri.

Eri menegaskan, Surabaya juga masih menggenjot angka warga yang divaksin demi membentuk herd immunity agar sebaran COVID-19 terkendali. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

Orang Tua Meninggal Akibat COVID-19, Ghifari Jadi Anak Asuh Polres Sukoharjo

Baca Artikel Asli