Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Keluarga Geng Judol China Minta Maaf Sebelum Dieksekusi Mati di Myanmar

Wisnu Cipto - Kamis, 12 Februari 2026

MerahPutih.com - Kelompok kriminal daring asal China yang dikenal sebagai keluarga Ming dan Bai, menyampaikan permintaan maaf sebelum dieksekusi mati atas keterlibatan mereka dalam sindikat penipuan daring, perjudian ilegal, pemerasan, hingga pembunuhan di Myanmar.

Sebanyak 11 terdakwa dari keluarga Ming dan 4 terdakwa dari keluarga Bai dijatuhi hukuman mati sejak September dan November 2025. Eksekusi mati mereka dilakukan akhir Januari 2026 lalu.

Baca juga:

Modus Deposit Judol Geser dari E-Wallet Sekarang Pakai QRIS

Isi Permintaan Maaf Geng Judol China

Dalam video yang dirilis media pemerintah China, cucu pemimpin kelompok Ming, Ming Zhenzhen, mengaku menyesal atas keterlibatannya.

“Sekarang saya sangat sadar akan kesalahan saya dan menyesal atas kebodohan dan ketidaktahuan saya di masa lalu. Saya meminta maaf dan saya siap bertanggung jawab,” ujarnya, dalam video, dilansir dari Antara, Kamis (12/2).

Anggota keluarga lainnya, Bai Yincang, juga menyampaikan permintaan maaf di pengadilan rakyat menengah Shenzhen. “Tindakan kami telah menyebabkan kerugian bagi puluhan ribu orang China. Saya sangat menyesal,” tuturnya

Baca juga:

Ratusan WNI Tejebak di Myanmar, 54 Orang Segera Dibawa Pulang

Daftar Kejahatan Sindikat Keluarga Ming & Bai

Keluarga Ming dan Bai diketahui mendirikan kompleks penipuan daring di Kokang, Myanmar, yang melibatkan operasi kasino, perjudian online, pemerasan, penahanan ilegal, hingga pembunuhan.

(*)

Baca Artikel Asli