MerahPutih.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berhasil mengamankan komitmen pendanaan senilai sekitar USD 17 miliar atau setara lebih dari Rp 275 triliun dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).
Pendanaan tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai proyek pembangunan di Indonesia sepanjang periode 2025 hingga 2029. Komitmen tersebut menjadi salah satu capaian utama dalam kunjungan kerja Purbaya ke Beijing, China.
Selain bertemu jajaran pimpinan AIIB, Rabu (17/8), Purbaya juga melakukan serangkaian pertemuan dengan investor global dan otoritas keuangan China untuk memperkuat kerja sama ekonomi sekaligus mempromosikan instrumen pembiayaan pemerintah berupa Panda Bond Indonesia.
Kita bisa berhasil mengamankan pendanaan sekitar USD 17 miliar untuk proyek-proyek pembangunan di Indonesia antara 2025 sampai 2029. Itu kontribusi yang amat besar untuk pembiayaan proyek-proyek di Indonesia,
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa.
Dukung Pembiayaan Proyek Strategis Nasional
Menurut Purbaya, komitmen tersebut merupakan bagian dari skema multi-year rolling pipeline yang telah dibahas bersama AIIB.
Melalui kesepakatan tersebut, pemerintah memastikan dukungan pembiayaan dari lembaga multilateral itu tetap berlanjut guna mendukung agenda pembangunan nasional dalam beberapa tahun ke depan.
Pendanaan AIIB diharapkan dapat memperkuat kapasitas pembiayaan pemerintah sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai proyek strategis yang membutuhkan investasi jangka panjang.
Baca juga:
Strategi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Kejar Pertumbuhan Ekonomi 2027
Selain memastikan dukungan pendanaan, AIIB juga menunjukkan kepercayaan terhadap kondisi fiskal Indonesia.
Purbaya menegaskan bahwa lembaga multilateral tersebut memandang pengelolaan fiskal nasional tetap kredibel dan memiliki prospek yang positif di tengah dinamika ekonomi global.
“Mereka tidak ada masalah dengan fiskal Indonesia. Mereka yakin dengan kredibilitas dan kreativitas fiskal kita,” ujar Purbaya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif bagi upaya pemerintah menjaga kepercayaan investor dan lembaga keuangan internasional terhadap perekonomian nasional.
Baca juga:
Menteri Keuangan Purbaya ke China untuk Penerbitan Panda Bond, Perkuat Ketahanan Fiskal Indonesia
Dalam pertemuan itu, AIIB juga menyampaikan ketertarikannya untuk membuka kantor perwakilan di Jakarta.
Keberadaan kantor tersebut diyakini akan mempermudah koordinasi, pengawasan, serta percepatan pelaksanaan proyek-proyek pembangunan yang memperoleh dukungan pendanaan dari AIIB di Indonesia.
“Kita tentu menerima baik niat mereka itu dan saya harapkan Juni tahun depan kantornya sudah berdiri,” kata Purbaya.
Investor China Tertarik pada Panda Bond Indonesia
Rangkaian agenda di Beijing juga menghasilkan sentimen positif dari para investor China terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Purbaya mengungkapkan, setelah mendapatkan penjelasan langsung mengenai kondisi fiskal nasional, para investor menunjukkan optimisme yang lebih kuat terhadap arah perekonomian Indonesia.
Bahkan, sejumlah investor disebut menyatakan minat yang tinggi untuk membeli Panda Bond yang akan diterbitkan pemerintah Indonesia dalam waktu mendatang. (Knu)