Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kekurangan Vaksinator, Kabupaten Bogor Kesulitan Suntik 100 Ribu Dosis Per Hari

Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 September 2021

MerahPutih.com- Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat kesulitan mencapai target untuk melakukan 100 ribu vaksinasi per hari, lantaran minimnya tenaga vaksinator. Rata-rata Kabupaten Bogor hanya bisa melakukan 50 ribu vaksinasi per hari.

"Itu saja sudah dari pagi bahkan ada yang sampai malam, dan terkendala keterbatasan vaksinator," ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Agus Fauzi, di Cibinong, Bogor, Senin (20/9).

Baca Juga:

PBESI dan Komunitas Esports Gelar Vaksinasi dan Bansos

Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor memiliki 1.076 vaksinator, dan dalam waktu dekat ada tambahan sekitar 600 vaksinator yang kini masih dalam tahap pelatihan.

"Kemarin ada juga tambahan dari TNI Angkatan Darat sekitar 100 orang tenaga kesehatan yang dibagi empat tim," terang Agus.

Namun, Pemkab tetap optimistis dalam melakukan vaksinasi terhadap 70 persen jumlah penduduknya atau 4,2 juta jiwa, setara dengan kewajiban menyuntikkan 8,5 juta dosis vaksin. Kini, progres vaksinasi di Kabupaten Bogor baru mencapai angka 20,78 persen atau sekitar 1,7 juta dosis vaksin.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menaikkan target vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi 100 ribu per hari.

Luhut saat meninjau vaksinasi bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (15/8) menargetkan Kabupaten Bogor yang masuk dalam wilayah aglomerasi bisa mencapai target 70 persen vaksinasi pada September 2021.

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengemukakan kecepatan program vaksinasi COVID-19 di Tanah Air telah menjangkau 50 juta suntikan dalam kurun lima pekan.

Vaksinasi. (Foto: Antara)
Vaksinasi. (Foto: Antara)

"Vaksinasi kita sudah mencapai angka 125,7 juta dosis disuntikkan, kira-kira sudah 10 juta suntikan per pekan, jadi mudah-mudahan kalau kemarin kita butuh tujuh pekan untuk 50 juta suntik," kata Budi Gunadi Sadikin.

Presiden Joko Widodo juga meminta agar cakupan vaksinasi dosis pertama di seluruh ibu kota provinsi mencapai 70 persen pada Oktober 2021. Dari 34 provinsi di Indonesia, baru tujuh wilayah di antaranya yang sudah mencapai dosis pertama minimal 70 persen.

Kementerian Kesehatan RI hingga 20 September, sudah menerima total 190 juta dosis vaksin COVID-19, sebanyak 125 juta dosis di antaranya sudah disuntikkan per Senin pagi. Sebanyak 169 juta dosis vaksin juga sudah didistribusikan ke provinsi dan kabupaten dan kota di Tanah Air. (*)

Baca Juga:

Jakarta Jadi Daerah Tercepat Lakukan Vaksinasi

Baca Artikel Asli