MerahPutih.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk mengejar kemandirian energi dengan membangun 30 hingga 50 pabrik etanol baru.
Baca juga:
Bahlil Lahadalia Andalkan Bioetanol E20 Jadi Juru Selamat Impor BBM
Target itu disampaikan saat panen raya bersama TNI di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7). Prabowo menyebut Indonesia kini sudah mampu mencampur bensin dengan etanol hingga tingkat 20 persen atau E20.
Tadi para petugas mengatakan kita bisa sampai E20. Butuh pabrik, tadi pabriknya yang baru kita miliki baru satu pabrik. Tadi saya putuskan kita akan bangun minimal 30 pabrik, kalau perlu sampai 50 pabrik,
Presiden Prabowo Subianto
Target Menyusul India dan Brasil
Kepala Negara turut menyoroti keberhasilan India yang sudah mencapai E20 dan Brasil yang kini mampu menghasilkan E100. Menurutnya, Indonesia sebetulnya memiliki peluang besar untuk menyusul kedua negara itu.
Prabowo menekankan langkah besar Indonesia dalam proyek energi yang sudah tercapai, khususnya peresmian Proyek LNG Abadi Masela setelah 28 tahun mangkrak.
Baca juga:
Proyek LNG Abadi Masela Bernilai Rp 352 Triliun Siap Gerakkan Ekonomi Indonesia Timur
Pencapaian Indonesia lainnya yang disorot menjadi negara pertama di dunia yang menghasilkan B50, campuran nabati berbasis minyak sawit dan solar.
Kita sekarang hasilkan solar dari kelapa sawit. Jadi, dari mulai bulan Juli ini kita tidak impor solar lagi dari luar negeri,
Presiden Prabowo Subianto
Bukan Cuma Sebatas Kemandirian Bidang Energi
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengajak seluruh unsur bangsa untuk terus berkolaborasi mencapai target-target yang sudah ditetapkan pemerintah demi mendukung kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya dari kemandirian di bidang energi, Presien menekankan targetnya mencapai kemandirian pangan, sumber daya alam dan inovasi teknologi. (*)