Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kejagung Bersih Bersih BGN, Politikus PDIP Desak Pembenahan Tata Kelola Dapur MBG

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto memperingatkan kepada para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjalankan Program MBG dengan baik dan tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum.

Di sisi lain, Kejaksaan Agung menetapkan tiga orang mantan pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada BGN tahun 2025–2026.

Tiga orang itu adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana (DH), mantan Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Dukungan Kelembagaan Lodewyk Pusung (LP), serta mantan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya (SS).

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang yang baru saja ditunjuk Presiden Prabowo Subianto pada 2 Juni 2026, fokus membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Saya berharap Kepala BGN yang baru fokus membenahi tata kelola MBG yang selama ini masih buruk," katanya saat dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis (4/6).

Charles menegaskan program sebesar MBG tidak bisa hanya diukur dari berapa besar anggaran yang dihabiskan atau berapa banyak penerima manfaat yang dicatat.

"Yang lebih penting adalah kualitas gizi yang diterima anak-anak, kualitas makanan yang disajikan, dan efektivitas pengawasannya," ujar Charles.

Ia menekankan agar Program MBG fokus mengejar kualitas, tidak hanya capaian angka penerima manfaat saja, mengingat tujuan utama program tersebut untuk meningkatkan kualitas gizi nasional.

"Jangan sampai yang dikejar hanya angka-angka, sementara kualitas programnya tertinggal," ucap Charles.

Baca Artikel Asli