Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kebakaran Hebat Gunung Merbabu Mustahil Dipadamkan Dari Darat

Angga Yudha Pratama - Selasa, 16 Oktober 2018

Merahputih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan helikopter pengebom air untuk memadam kebakaran di kawasan Gunung Merbabu Provinsi Jawa Tengah.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Menteri LHK, kami sudah mengirimkan helikopter untuk water bombing," kata Kepala BNPB Willem Rampangilei usai rapat di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/10).

Ia bersama pihak lain sedang berupaya memadamkan kebakaran tersebut. Namun karena medannya sulit, sehingga tidak bisa memadamkan dari darat. Pasalnya sulit para relawan membawa alat pemadam ke titik-tik api di atas gunung sehingga satu satunya jalan melalui udara.

Untuk sementara hanya satu helikopter yang dikerahkan namun pihaknya akan mengevaluasi jika dibutuhkan lebih banyak. Ia mengatakan tidak tahu berapa lama waktu diperlukan untuk memadamkan kebakaran itu.

"Kita tidak tahu, yang penting helikopter dimaksimalkan untuk upaya pemadaman itu, kalau kurang kita tambah," katanya.

Kebakaran Gunung Merbabu (@gunungindonesia)

Kawasan lahan di lereng Gunung Merbabu tersebut terjadi kebakaran sejak Minggu (14/10) sekitar pukul 16.30 WIB. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan 185 personel melakukan pemadaman kebakaran secara manual dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

"Sekitar pukul 12.00 WIB api sudah bisa dipadamkan, kemudian tim pemadaman kebakaran beristirahat di Pos 2 pendakian via Basecamp Kedakan-Wekas Pakis," katanya.

Ia menuturkan pukul 12.12 WIB terpantau titik api di atas Desa Genikan, Kecamatan Ngablak. Tim pemadaman menuju ke titik api di atas Desa Genikan, Kecamatan Ngablak, tersebut dan kebakaran langsung bisa dipadamkan.

Edy menyampaikan sekitar pukul 12.30 WIB kembali muncul titik api baru di lereng Gunung Merbabu yang masih masuk wilayah Kabupaten Magelang, tepatnya di pemancar milik TNI yang sudah tidak digunakan. (*)

Baca Artikel Asli