Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kasus COVID-19 Melonjak, Sejumlah Destinasi Wisata DIY Tutup di Akhir Pekan

Zulfikar Sy - Minggu, 20 Juni 2021

MerahPutih.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menutup sejumlah destinasi wisata pada saat akhir pekan. Penutupan ini dilakukan untuk menekan penambahan kasus COVID-19 di wilayah DIY.

Bupati Kabupaten Bantul Abdul Halim Muslih menutup sejumlah objek wisata setiap Sabtu dan Minggu mulai pekan ini. Penutupan tertuang dalam instruksi Bupati Bantul No. 15/Instr/2021 tentang Perpanjangan Kesembilan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro di Kabupaten Bantul untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

"Kami tutup destinasi wisata yang dikelola Pemkab mulai Sabtu 17 sampai Minggu 28 Juni 2021. Tutup hanya Sabtu dan Minggu saja," kata Halim di Yogyakarta, Minggu (20/6).

Baca Juga:

Terpapar COVID-19, Jubir Satgas Wiku Ungkap Kondisinya Saat Ini

Destinasi wisata yang tutup di antaranya lokasi wisata di sepanjang pantai selatan Yogyakarta seperti kawasan Pantai Parangtritis, Pantai Samas, Pantai Depok, Pantai Kuwaru, Pantai Pandansimo, Pantai Pandansari, Pantai Parangendog, Pantai Baru, Pantai Baros, Pantai Pengklik, Pantai Cemara Sewu, dan Pantai Mancingan.

Selain itu, ada Pantai Segoro Kidul, Pantai Cangkring, Pantai Pelangi, Pantai Segoro Udang, Pantai Barchan, Pantai Patihan, Pantai Dewaruci, Pantau Watugupit, serta Pantai Hutan Cemara.

Candi Prambanan di perbatasan DIY dan Jawa Tengah. (Foto: MP/Humas Pemkab Bantul)
Candi Prambanan di perbatasan DIY dan Jawa Tengah. (Foto: MP/Humas Pemkab Bantul)

Lokasi wisata lainnya yakni Gua Cemara, Cangkring, Kuwaru, Gua Selarong, dan Gua Cerme.

Sementara objek wisata lain yang tidak dikelola pemerintah kabupaten, operasionalnya dibatasi mulai 05.00-20.00 WIB.

"Pengunjung tempat wisata itu juga dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas dengan pengawasan ketat dari penyelenggara untuk mencegah kerumunan. Tiap pengelola destinasi wajib membentuk satgas COVID-19 yang dilaporkan ke kecamatan," kata Abdul Halim.

Baca Juga:

Stres Divonis Positif COVID-19, Wanita di Tambora Lompat dari Apartemen

Candi Prambanan juga ditutup sementara pada Sabtu (19/06) dan Minggu (20/06).

Corporate Secretary PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan Emilia Eny Utari menjelaskan, penutupan Candi Prambanan ini mengacu rekomendasi Surat Edaran Bupati Klaten Nomor 443.5/129 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat [PPKM] Mikro untuk Pencegahan Penyebaran COVID-19.

"Kegiatan selama tak ada kunjungan dimanfaatkan manajemen untuk melakukan disinfeksi seluruh area, khususnya gerbang masuk wisatawan," pungkas Emilia. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Pasien COVID-19 Melonjak, Rumah Sakit di Solo Tambah Kapasitas Ruang ICU

Baca Artikel Asli