MerahPutih.com - Polres Metro Jakarta Pusat mengumpulkan seluruh organisasi masyarakat di wilayah hukumnya. Mereka diminta untuk menjaga keamanan dan ketertiban sehingga suasana bisa kondusif.
Ada 10 ormas yang mengikuti kegiatan ini diantaranya Forum Betawi Rempug (FBR), Pemuda Pancasila, GMBI, Laskar Merah Putih hingga FKPPI.
Baca Juga
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, dirinya ingin ormas memiliki persepsi sama dalam menjaga keamanan ketertiban.
Seperti saling bahu membahu bekerjasama dalam rangka menyukseskan program penanganan COVID-19, PPKM, juga Kampung Tangguh Jaya.
"Yang semuanya adalah berdasar pada colaborative policing," kata Hengki di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (17/3).
Hengki melanjutkan, ormas juga perlu menjaga situasi agar warga tak semakin sulit saat pandemi COVID-19. Lalu di Jakarta Pusat ini cukup terjadi penurunan yang drastis. Bahkan tidak adalagi zona merah.
"Tidak ada lagi zona oranye, hanya ada beberapa zona kuning," jelas Hengki.
Ia memastikan, premanisme tidak ada tempat di Jakarta Pusat. Jika melakukan premanisme, maka akan disikat.
"Karena ini sangat merugikan apalagi kaitannya dengan cara yang melanggar hukum," papar Hengki.
Artinya, ada kegiatan Ormas dan premanisme justru mengganggu kenyamanan keamanan masyarakat di masa pandemi.
"Ini sungguh sangat memprihatinkan," tutup Hengki. (Knu)
Baca Juga
Begini Cara Polres Jakarta Pusat Cegah COVID-19, Delivery Isoman dan Mobile Testing