Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia

Ilustrasi - Olahraga golf. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/ama/aa/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Misteri dugaan penculikan seorang perempuan berinisial J, yang disebut sebagai atlet golf, mulai menemukan titik terang.

Baca juga:

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf, Polisi Tetap Usut meski Laporan Dicabut

Polres Metro Jakarta Pusat mengungkapkan J ternyata tercatat dalam manifes penerbangan menuju Kuala Lumpur, Malaysia, sehari setelah peristiwa yang dilaporkan terjadi di kawasan Mangga Besar.

Tanggal 13 kejadian dilaporkan, lalu tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur bersama dua orang kerabatnya,

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra

Dugaan Penculikan Masih Diselidiki

Meski ada bukti perjalanan ke luar negeri, polisi belum menutup kasus dugaan penculikan. Roby menegaskan penyidik masih mendalami apakah peristiwa itu benar merupakan tindak pidana.

Baca juga:

Marak Pembunuhan dan Penculikan, Ekuador Tetapkan Status Dekret Darurat di Ibu Kota Quito

“Kami masih melakukan serangkaian kegiatan untuk memastikan apakah ini sebuah perbuatan pidana atau tidak,” ujarnya, dikutip media, Rabu (22/7).

Menurut hasil penyelidikan sementara, terdapat keterangan saksi yang menguatkan dugaan J sempat dibawa paksa ke dalam mobil. Namun, upaya pemeriksaan rekaman CCTV di lokasi tidak membuahkan hasil.

Memang benar ada kejadian membawa korban atas nama J secara paksa,

Kasat Reskrim Polres Jakpus AKBP Roby Heri Saputra

“Kebetulan tidak ditemukan kamera yang mengarah atau merekam kejadian tersebut. Tapi saksi-saksi menyampaikan ada peristiwa itu,” imbuh perwira polisi berpangkat melati dua itu.

Baca juga:

Polisi Duga Ada Pelaku Lain yang Terlibat dalam Penculikan dan Pembunuhan Alvaro

Polisi Periksa Kerabat dan Motif

Saat ini, penyidik mengagendakan pemeriksaan terhadap dua kerabat J yang ikut bepergian ke Malaysia, termasuk ayahnya. Langkah ini dilakukan untuk mengklarifikasi rangkaian peristiwa dan memastikan keselamatan korban.

Menariknya, pelapor berinisial NA, yang merupakan teman J, telah mencabut laporan secara tertulis pada Minggu (19/7). Meski begitu dilansir dari Antara, polisi menegaskan penyelidikan tetap berjalan.

“Kami belum menghentikan penyelidikan sampai dapat memastikan keamanan korban dan memastikan bahwa peristiwa ini bukan pidana,” tandas Roby.

#Penculikan #Polres Jakarta Pusat #Kriminalitas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng memakan korban. Polres Jakarta Pusat langsung mengamankan dua orang.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Indonesia
Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia
Polisi menemukan manifes penerbangan yang mencatat atlet golf J menuju Malaysia sehari setelah diduga diculik di Jakarta. Kasus masih diselidiki, motif belum jelas, dan laporan penculikan telah dicabut.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia
Indonesia
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf, Polisi Tetap Usut meski Laporan Dicabut
Korban diduga dibawa paksa lima pria tak dikenal saat perayaan ulang tahun neneknya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf, Polisi Tetap Usut meski Laporan Dicabut
Indonesia
Marak Penipuan Penyidikan Online, Polda Metro Jaya: Jangan Panik, Abaikan Instruksi!
Polda Metro Jaya imbau masyarakat waspada modus penipuan penyidikan online via Google Meet. Polisi tegaskan tidak pernah lakukan pemeriksaan virtual.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Marak Penipuan Penyidikan Online, Polda Metro Jaya: Jangan Panik, Abaikan Instruksi!
Indonesia
287 WNA Jadi Tersangka Jaringan Judol Hayam Wuruk Plaza, WNI Hanya 4 Orang
Sebanyak 287 WNA dan 4 WNI menjadi tersangka jaringan judi online internasional di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta. Mayoritas tersangka berasal dari Vietnam.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juni 2026
287 WNA Jadi Tersangka Jaringan Judol Hayam Wuruk Plaza, WNI Hanya 4 Orang
Indonesia
Dinilai Terlalu Sadis, Taufik Hidayat Penyekap Pacar di Bandung Dites Kejiwaan
Polda Jabar periksa kejiwaan Taufik Hidayat, tersangka penyekapan pacar di Bandung. Aksi dinilai terlalu sadis, pelaku ditahan di sel khusus dengan pengawasan CCTV.
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
Dinilai Terlalu Sadis, Taufik Hidayat Penyekap Pacar di Bandung Dites Kejiwaan
Indonesia
Perampokan Menteng Skenario Rencana Bunuh Rekan Kerja, Motifnya Bawahan Cewek Sakit Hati
Polisi ungkap kasus perampokan Menteng hanyalah kedok percobaan pembunuhan. Pelaku USP, rekan kerja korban MHA, sakit hati lalu merencanakan aksi keji.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Perampokan Menteng Skenario Rencana Bunuh Rekan Kerja, Motifnya Bawahan Cewek Sakit Hati
Indonesia
Perampokan 500 Gram Emas di Menteng Mulai Ada Titik Terang, Korban Penusukan Bukan Pemilik Rumah
Polisi tangkap terduga pelaku perampokan 500 gram emas di Menteng. Korban M disekap dan ditusuk, ternyata bukan pemilik rumah.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Perampokan 500 Gram Emas di Menteng Mulai Ada Titik Terang, Korban Penusukan Bukan Pemilik Rumah
Indonesia
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Polisi tangkap pria berinisial AF yang menipu lansia dengan modus ritual buka aura di Kalideres. Korban kehilangan emas dan jam tangan senilai Rp33 juta.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Dunia
Marak Pembunuhan dan Penculikan, Ekuador Tetapkan Status Dekret Darurat di Ibu Kota Quito
Terjadi lonjakan kasus pembunuhan, pemerasan, penculikan, perampokan, hingga perdagangan narkoba yang memicu keresahan sosial dan mengganggu aktivitas ekonomi.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Marak Pembunuhan dan Penculikan, Ekuador Tetapkan Status Dekret Darurat di Ibu Kota Quito
Bagikan