Merahputih.com - Carlos Baleba resmi tiba di Manchester United dengan membawa pengalaman tiga musim bermain di Premier League bersama Brighton & Hove Albion.
Namun, di balik transfer tersebut terdapat perjalanan panjang dan kisah hidup yang penuh perjuangan.
Baleba lahir di Douala, Kamerun, pada 22 tahun silam. Bakat sepak bola mengalir dari sang ayah, Eugene Balepa.
Baca juga:
Manchester United Resmi Datangkan Carlos Baleba, Harganya Capai Rp 1,6 Triliun
Sang ayah pernah menjadi pemain profesional di Kamerun dan Afrika Selatan serta menjalani trial di klub Prancis, Saint-Etienne.
Pada usia 13 tahun Baleba berlatih di Akademi Sepak Bola Brasseries du Cameroun, salah satu akademi sepak bola terkenal di negaranya.
Menariknya, Baleba tidak langsung bermain sebagai gelandang. Ia memulai karier sebagai winger kanan.
Terinspirasi Pogba dan De Bruyne

Dalam perjalanan mengejar impian menjadi pesepak bola profesional, Baleba banyak belajar dari para gelandang top Eropa. Paul Pogba menjadi salah satu idolanya, sementara Kevin De Bruyne dan Thiago Alcantara juga menjadi pemain yang ia kagumi.
Baleba juga sempat mendapat nasihat dari legenda sepak bola Kamerun, Samuel Eto'o, sebelum memutuskan bergabung dengan Lille pada Januari 2022.
Baca juga:
Keok dari Hull City, Manchester United Bikin 2 Rekor Memalukan Baru di Laga Pembuka Liga
Lille menjadi pilihan Baleba karena dinilai sebagai tempat terbaik untuk mengembangkan karier. Ia mengawali perjalanan bersama tim B sebelum perlahan menembus skuad utama.
Debutnya di Ligue 1 terjadi pada awal musim 2022/23 ketika Lille mengalahkan Auxerre 4-1.
Setelah mencatatkan 23 penampilan bersama Lille, Baleba kemudian menarik perhatian Brighton. Ia pindah ke klub Premier League tersebut pada Agustus 2023.
Kehilangan Sang Ibu

Perpindahan ke Inggris terjadi beberapa bulan setelah Baleba kehilangan ibunya. Kondisi tersebut membuat musim pertamanya di Brighton menjadi periode yang sangat berat.
Baleba pernah mengungkapkan bahwa sejak berusia 13 tahun, ia berjanji akan membangun rumah dan membelikan mobil untuk ibunya setelah menjadi pemain profesional. Ia mulai mewujudkan janji tersebut ketika masih memperkuat Lille.
Baca juga:
Carlos Baleba: Kepingan Puzzle Manchester United yang Hilang di Era Michael Carrick
Kini, rumah itu telah selesai dibangun.
Di Brighton, Baleba terus berkembang dan akhirnya menjadi salah satu gelandang muda yang diperhitungkan di Premier League. Selama tiga musim di Brighton, Baleba mencatatkan 112 penampilan, termasuk 92 pertandingan di Premier League.
Dari lapangan kecil di Douala hingga panggung besar Old Trafford, perjalanan Baleba menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan, dan keberanian menghadapi kehilangan dapat mengantarkan seorang pemain muda menuju level tertinggi.