Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kader PKS Minta Anies Tingkatkan Kualitas Pelayanan atas Perubahan Nama RSUD

Zulfikar Sy - Jumat, 05 Agustus 2022

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan pergantian nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta. Pergantian nama tersebut menuai pro dan kontra.

Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur Anies bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga seiring pergantian nama tersebut.

"Harapan kami, perubahan nama ini ini diiringi dengan peningkatan kualitas layanan dan fasilitas yang ada, sehingga tidak ada lagi warga Jakarta yang takut atau tidak bisa berobat ke rumah sakit," papar anggota Komisi E DPRD DKI dari Fraksi PKS Abdul Aziz saat dikonfirmasi, Jumat (5/8).

Baca Juga:

Anies Ubah RSUD Jadi Rumah Sehat, PSI Ungkit 15 Kelurahan Tak Punya Puskesmas

Aziz mengungkapkan, hal tersebut perlu diperhatikan Anies mengingat rumah sakit di Jakarta kerap menjadi rujukan pengobatan dalam negeri oleh masyarakat dari luar daerah.

"RSUD di Jakarta dituntut menjadi RS yang terbaik di negeri ini karena banyak warga daerah yang berobat ke Jakarta. Karena itu, harus selalu dibutuhkan perbaikan dan pembenahan, sesuai jumlah pasien yang berobat, kompleksnya penyakit dan berkembang pesatnya dunia terapi medis saat ini," lanjutnya.

Pada prinsipnya, dirinya mendukung langkah Anies yang mengubah penamaan RSUD jadi rumah sehat untuk Jakarta.

Menurutnya, penggunaan nama rumah sehat sebagai penjenemaan atau branding pada rumah sakit bisa memberikan aura positif kepada para pasien yang melakukan perawatan.

"Kami mendukung perubahan nama dari rumah sakit menjadi rumah sehat tersebut karena memberikan aura positif dan sugesti pada penyembuhan dan kesehatan agar yang sakit menjadi sehat," ungkap Aziz.

Baca Juga:

Alasan Anies Ubah Nama RSUD di Jakarta jadi Rumah Sehat

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengganti nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi Rumah Sakit untuk Jakarta. Perubahan nama ini memberi pesan kuat sekaligus ikhtiar besar untuk menghadirkan kesejahteraan sosial bagi semua masyarakat.

Lalu, dengan penjenamaan Rumah Sehat untuk Jakarta diharapkan dapat mengubah pola pikir masyarakat agar tidak hanya berkunjung di saat sakit, namun juga dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan kualitas kesehatannya. Sehingga masyarakat menjadikan kesehatan sebagai tujuan dan cara hidup.

"Nah di sisi lain pada pandemi kemarin kita menyaksikan pentingnya menjaga kesehatan. Karena itu rumah sehat ini perannya ditambah, yakni aspek promotif dan preventif," ujar Anies saat peluncuran Penjenamaan Rumah Sehat untuk Jakarta di RSUD Cengkareng, Rabu (3/8).

Rumah Sehat untuk Jakarta merupakan sebuah penjenamaan layanan kesehatan milik Pemprov DKI Jakarta yang sebelumnya merupakan 31 RSUD. (Asp)

Baca Juga:

Jenazah Brigadir J akan Dibawa ke RSUD Sungai Bahar

Baca Artikel Asli