Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

JK Sebut Rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo Agar Bangsa tak Terbelah

Andika Pratama - Selasa, 02 Juli 2019

MerahPutih.com - Wapres Jusuf Kalla menyebut rekonsiliasi Joko Widodo dengan Prabowo Subianto tinggal menunggu waktu. Menurut JK, pertemuan keduanya sangat diperlukan untuk membangun bangsa lebih baik lagi.

"Ya tetap perlu, kalau tidak nanti juga tetap bangsa ini terbelah nanti. Kalau sudah bersatu di atasnya di bawahnya juga akan lebih baik dan lebih muda," kata JK di kantornya, Selasa (1/7).

Wapres Jusuf Kalla (Foto: antaranews)
Wapres Jusuf Kalla (Foto: antaranews)

JK melanjutkan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra itu sebenarnya sudah menerima hasil Pemilu dengan baik.

BACA JUGA: NasDem tak Sudi Partai Pengusung Prabowo Merapat ke Koalisi Jokowi

"Kalau sudah menerima dengan baik, mestinya tidak ada soal lagi. Saya kira tinggal tunggu waktu aja, soal waktu," jelas JK.

JK lantas berharap, Jokowi yang mengawali karir sebagai Wali kota, Gubernur, Presiden tentunya sudah paham bagaimana pentingnya mmembangun suatu sistem eksekutif, Yudikatif, dan Legislatif, yang baik.

"Memang terpisah, tapi tidak tepisah dalam arti tugasnya.Tetapi dalam semangat membangun bangsa ini. Jadi, Presiden itu sebagai kepala negara, jadi sebagai kepala negara membawahi semua ini. Mengkoordinasi semuanya. Walaupun DPRD sendiri, sebagai kepala negara beliau harus mengkoordinasikannya," jelas JK.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberi hormat ala militer kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta saat pelantikan Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan pada Senin (16/10). (Foto: Biro Pers Setpres)
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberi hormat ala militer kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta saat pelantikan Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan pada Senin (16/10). (Foto: Biro Pers Setpres)

BACA JUGA: Imbauan Presiden Terpilih Joko Widodo ke Kubu Prabowo Tuai Pujian

Meski pemerintahan kini sudah kuat, JK menyarankan tetap ada fungsi kritik agar pemerintahan berjalan lebih baik.

"Jadi dibutuhkan, pemerintah juga butuh kritik. di samping oposisi juga, partai oemerintah juga kadang mengkritik juga pemerintah di DPR," tandas JK. (Knu)

Baca Artikel Asli