MerahPutih.com - Penyerang Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia setelah mengalami benturan keras saat melawan FC Andorra. Hal itu membuatnya sempat dirawat di unit perawatan intensif.
Pemain 30 tahun itu menerima hantaman keras di bagian kepala dan dada ketika berebut bola dengan kiper FC Andorra, Jesus Owono.
Baca juga:
Pelaku Pembacokan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola, Simak Penjelasan Kapolres
Jesus de Miguel Alami Benturan Keras di Lapangan
Sebuah bola lambung dikirim ke depan pada saat-saat terakhir pertandingan, sebelum De Miguel bertabrakan keras dengan Owono yang berlari menerjang.
Beberapa pemain tampak menangis dan lainnya terlihat sangat terpukul saat De Miguel terbaring tak bergerak di atas lapangan.
Owono diganjar kartu merah langsung sebelum laga Segunda Division 2026/27 tersebut dihentikan pada menit ketujuh waktu tambahan, dengan kedudukan skor saat itu 2-2.
Baca juga:
2 Kereta Tabrakan di Spanyol, Kampanye sampai Copa del Rey Dibatalkan
Kiper Andorra itu sempat berjalan menuju ruang ganti, tetapi langsung berbalik arah untuk memeriksa kondisi De Miguel. Sementara itu, para pemain lain memberi isyarat agar tim medis segera datang.
De Miguel dilaporkan mengalami henti jantung di dalam ambulans yang membawanya ke rumah sakit.
Tim medis dikabarkan berhasil melakukan resusitasi, kemudian pihak Tenerife mengungkapkan bahwa kondisinya stabil, meskipun tergolong parah, pada Senin (2/11) waktu setempat.
Kronologi Jesus de Miguel Meninggal Dunia di Laga Tenerife vs Andorra
View this post on Instagram
Namun, pada Selasa (3/11) dini hari, pihak klub menyampaikan melalui media sosial bahwa kondisi De Miguel telah memburuk.
Tak lama, mereka mengonfirmasi kabar duka mengenai meninggalnya sang penyerang.
Dengan hati yang hancur, tenggorokan tercekat, dan sulit memercayai kenyataan ini, kami dari CD Tenerife menyampaikan kabar duka atas meninggalnya Jesus de Miguel Alameda pada hari Selasa, 3 November 2026, pukul 08.00 pagi.
tulis Tenerife di Instagram
“Tidak ada kata-kata yang dapat menghibur. Sungguh tidak ada apa pun yang mampu meringankan rasa sedih yang begitu mendalam ini. Kami berdiri bersama keluarga yang tengah berduka, orang-orang terkasihnya, serta seluruh komunitas Tenerife yang hari ini meratapi kepergian yang tragis ini," tambah Tenerife.
De Miguel, yang lahir di Madrid pada 1996, menghabiskan kariernya di liga-liga tingkat bawah Spanyol.
Ia pernah bermain untuk beberapa klub, seperti Leganes, Unionistas, dan Castellon, sebelum bergabung dengan Tenerife tahun lalu.
Baca juga:
Vincent Kompany Pingsan saat Latihan Bayern Munchen, Masih Jalani Perawatan Medis
FC Andorra menanggapi kabar meninggalnya De Miguel dengan pernyataan berikut: “Dengan hati yang hancur dan penuh duka, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga Jesus de Miguel, rekan-rekan setimnya, teman-temannya, serta CD Tenerife. Beristirahatlah dengan tenang.”
Sementara itu, mantan bek Barcelona, Manchester United, dan timnas Spanyol, Gerard Pique, yang merupakan pemilik mayoritas FC Andorra, menulis: “Saya turut berduka sedalam-dalamnya. Beristirahatlah dengan tenang, Jesus.” (sof)