2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat

Soffi AmiraSoffi Amira - 1 jam, 15 menit lalu
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat

Presiden Prabowo Subianto/Setpres

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktur Riset Kebijakan Publik InFast Bestari, Muhammad Ridha, menyoroti kesenjangan antara upaya pemerintah mengubah arah kebijakan ekonomi dan persepsi positif masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Pada evaluasi dua tahun pemerintahan tersebut, Ridha menilai pemerintah perlu menjawab persoalan mengapa berbagai upaya kebijakan yang dijalankan belum tentu menghasilkan penilaian positif dari masyarakat.

Kalau bisa dilihat pada bagaimana yang terjadi sekarang, apa yang diupayakan negara ternyata tidak berbuah pada kesan yang positif terhadap pemerintahan, maka diskrepansi ini yang harus dijawab oleh pemerintah,

kata Ridha, Selasa (20/10)

Menurut Ridha, persoalan tersebut tidak cukup dijawab melalui komunikasi pemerintah yang berorientasi pada penyampaian program.

Kebijakan Ekonomi Punya Hubungan Erat dengan Kehidupan Demokrasi

Pemerintah perlu menempatkan masyarakat yang merasakan manfaat kebijakan sebagai bagian utama dalam menjelaskan dampak perubahan arah ekonomi.

Ia mencontohkan serikat buruh dan serikat tani sebagai kelompok yang dapat dilibatkan untuk menyampaikan pengalaman mereka mengenai dampak kebijakan pemerintah kepada masyarakat luas.

“Dari awal saya sebut bahwa yang terpenting justru adalah menempatkan mereka yang diuntungkan dengan peralihan ekonomi politik negara ini sebagai subjek utama dari komunikasi negara,” ujarnya.

Ridha menilai, komunikasi kebijakan juga harus disertai keterbukaan dan kesediaan pemerintah mendengarkan pengalaman masyarakat.

Baca juga:

Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot

Melalui cara tersebut, masyarakat dapat memahami arah kebijakan sekaligus menilai manfaatnya berdasarkan kondisi yang mereka alami.

Ia mengingatkan, kebijakan ekonomi memiliki hubungan langsung dengan kehidupan demokrasi karena dampaknya turut dirasakan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Kalau kita enggak ngomongin demokrasi punya konsekuensi sama meja makan kita, di sanalah demokrasi enggak ada artinya buat rakyat kebanyakan.

tambah Ridha

Ridha menegaskan, bahwa kepercayaan publik menjadi persoalan penting dalam evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Pemerintah Harus Pastikan Kebijakan Ekonomi Berdampak bagi Masyarakat

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan perubahan kebijakan ekonomi benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk kemampuan menjaga daya beli dan memenuhi kebutuhan hidup.

“Jadi, kalau mau ditanya tentang evaluasi, evaluasi terbesarnya adalah peranan negara untuk meraih hati dan pikiran dari masyarakat sekarang,” pungkas Ridha.

Baca juga:

Demo Jakarta 20 Oktober 2026, ini Daftar Jalan Alternatif dan Titik Aksi

Ia menilai, upaya membangun kepercayaan publik perlu berjalan beriringan dengan pelaksanaan kebijakan.

Pemerintah tidak hanya perlu menunjukkan program yang telah dijalankan, tetapi juga memastikan manfaatnya dapat dirasakan dan dipahami masyarakat. (knu)

#Prabowo Subianto #Gibran Rakabuming Raka #Kabinet Merah Putih #Pemerintahan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Pengamat kini mempertanyakan kepercayaan publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Soffi Amira - 1 jam, 15 menit lalu
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Indonesia
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum terhadap dampak kebijakan ekonomi.
Soffi Amira - 2 jam lalu
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Indonesia
Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polisi Bakal Lakukan Penyekatan Lalu Lintas
Petugas tidak sekadar melakukan penyekatan lalu lintas, melainkan peningkatan patroli dan pengamanan ketat di titik-titik vital mobilitas masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polisi Bakal Lakukan Penyekatan Lalu Lintas
Indonesia
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Kabar duka, mantan KSAD Subagyo HS meninggal dunia di RS Panti Rapih Yogyakarta sore ini. Simak profil dan rekam jejak Jenderal Baret Merah era 3 presiden ini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Indonesia
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Lembaga swadaya seperti CELIOS (Center of studi Economic and Law Studies) bersama Kabinet Bayangan memberikan "rapor merah" dengan skor kepuasan publik yang rendah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Indonesia
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Bukan perayaan ulang tahun.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Lantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai Wakil Panglima TNI
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memasang tanda pangkat kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Presiden Prabowo Lantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai Wakil Panglima TNI
Indonesia
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Prabowo melantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon sebagai Wamenhan. Maulana Bungaran dan Alim Setiawan Slamet juga mendapat jabatan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Indonesia
Survei Celios Sebut Kebijakan Pemerintah Bikin Stres Warga, Ini Kata Gibran
Kritik yang disampaikan kepada pemerintah maupun dirinya, termasuk melalui laporan Celios, perlu ditindaklanjuti dengan evaluasi dan perbaikan kebijakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Survei Celios Sebut Kebijakan Pemerintah Bikin Stres Warga, Ini Kata Gibran
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Bagikan