MerahPutih.com - Pemerintah Kota Bandung membagikan paket kebutuhan pokok bernilai Rp150 ribu. Pemkot Bandung memberikan subsidi sebesar Rp100 ribu. Sehingga penerima manfaat cukup membayar Rp 50 ribu.
Isi paket kebutuhan pokok terdiri dari beras sebanyak 5 Kg, gula pasir (2 Kg), minyak goreng (2 liter), tepung terigu (1 Kg), dan kornet sapi (1 kaleng).
Baca Juga:
PSI Minta Pemprov DKI Awasi Penyaluran Bantuan Sosial Tunai
Warga penerima paket diperoleh dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Non DTKS yang telah diajukan dan ditentukan oleh masing-masing camat. Pemerintah kota mengaloaksikan dana Rp5 milar untuk program subsidi ini.
"Ini jelas bantuan masyarakat kaum dhuafa. Sudah terdata dengan APBD Rp5 miliar,” ujar Wali Kota Bandung Oded M. Danial, di Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/4).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eric M. Attauriq mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya antisipasi terhadap lonjakan permintaan barang kebutuhan pokok. Terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
“Pendistribusian ini tersebar di 30 kecamatan dengan masing-masing kecamatan telah mendapatkan kuotanya. Rencanya pendistribusian selama 7 hari, di 64 titik distribusi kantor kecamatan dan kantor kelurahan,” jelasnya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Elly Wasliah mengungkapkan, sesuai arahan Wali Kota pendekatan pembagian bahan pokok ini menggunakan pendekatan jumlah RT.
“Semakin banyak RT-nya semakin banyak alokasi KPM-nya (keluarga penerima manfaat),” kata Elly.
Untuk memastikan bahan pokok tersebut sampai kepada masyarakat, Elly mengaku telah membentuk tim yang akan mengawasai pendistribusian.
"Dalam 1 hari, Bulog sudah berkomitmen akan menyelesaikan pendistribusian," jelasnya. (Iman Ha/Bandung).
Baca Juga:
Bantuan Sosial Pendidikan di Tengah Pandemi