Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam

Zhafari lepas album baru. (Foto: dok/zhafari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ADA sebuah fase di malam hari ketika waktu seolah berhenti di antara penghujung malam dan datangnya pagi. Sekitar pukul 03.00, saat suasana semakin senyap dan sebagian besar orang telah terlelap, pikiran justru bisa menjadi lebih berisik. Berbagai pertanyaan tentang kehidupan bermunculan begitu saja, mulai dari seseorang yang dirindukan, kehilangan yang belum selesai, bayangan masa depan, hingga hal-hal yang sepanjang hari tidak pernah terpikirkan.

Suasana tersebut menjadi ruang yang coba ditangkap Zhafari melalui album debutnya, Sisa Malam, yang dijadwalkan rilis pada 30 September 2026. Berisi delapan lagu, album ini merupakan hasil dari proses kreatif selama sekitar dua tahun. Di dalamnya, Zhafari merangkum serpihan pemikiran, pengalaman pribadi, serta cerita orang-orang di sekelilingnya yang kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bentuk musikal.

“Biasanya suka muncul pertanyaan-pertanyaan tentang kehidupan di sisa malam,” ujar Zhafari, menggambarkan momen ketika pikiran dapat bergerak ke berbagai arah dalam waktu yang bersamaan.

Baca juga:

'meet me in my head', Album Debut Rol3ert setelah Setahun Menjembatani Jepang dan Dunia



Pengalaman tersebut pula yang membuat Zhafari tidak menyusun delapan lagu dalam Sisa Malam sebagai sebuah rangkaian cerita yang berjalan secara linear. Setiap lagu memiliki persoalan dan emosi masing-masing, mulai dari cinta, kehilangan, kesedihan, hingga bayangan tentang masa depan. Seperti pikiran yang muncul tanpa urutan ketika seseorang masih terjaga di tengah malam, setiap lagu datang membawa kisah dan perasaan yang berbeda.

“Overthinking datangnya suka random. Kadang tentang cinta, kadang tentang kehidupan,” kata Zhafari.

Atas dasar itu, Zhafari menggambarkan delapan lagu dalam Sisa Malam seperti potongan-potongan puzzle. Setiap potongan memiliki cerita sendiri, tetapi ketika disatukan, seluruhnya membentuk gambaran yang lebih lengkap mengenai berbagai pengalaman yang menemani perjalanan Zhafari selama dua tahun mengerjakan album tersebut.

Delapan kepingan cerita itu kemudian hadir melalui Bunga, September, Di Sisa Hidupku, Hingga Kau Kembali, Tanpa Diriku, Batas Waktu, Seperti Mati, dan Melodi.(Far)





Baca juga:

Temarram Menyusuri Keruntuhan Diri dalam Album Debut 'Antara Angkara'

#Zhafari #Musik #Lagu #Album Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
Zhafari merangkum serpihan pemikiran, pengalaman pribadi, serta cerita di sekelilingnya yang kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bentuk musikal.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
ShowBiz
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
Secara cerita, lagu ini mengikuti seorang perempuan yang telah mencoba berbagai cara untuk meninggalkan masa lalu.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
ShowBiz
Makna Lagu 'Purple' Olivia Rodrigo, Kisah Kehilangan Diri dalam Sebuah Hubungan
'Purple' bercerita tentang seseorang yang berusaha menemukan kembali jati dirinya setelah mengalami patah hati.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Makna Lagu 'Purple' Olivia Rodrigo, Kisah Kehilangan Diri dalam Sebuah Hubungan
ShowBiz
CHVRCHES Comeback dengan 'Roses', Bawa Nuansa Rock dan Kritik Sosial
CHVRCHES kembali lewat single 'Roses'. Lauren Mayberry, Martin Doherty, dan Iain Cook membawa nuansa rock lebih tajam sekaligus kritik sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
CHVRCHES Comeback dengan 'Roses', Bawa Nuansa Rock dan Kritik Sosial
ShowBiz
'Rumah', Tempat Angel Pieters Merawat Luka dan Menemukan Pulang
Bagi Angel, rumah tidak berhenti pada definisi sebuah tempat atau bangunan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
'Rumah', Tempat Angel Pieters Merawat Luka dan Menemukan Pulang
ShowBiz
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
Simak 10 lagu paling banyak diputar di Spotify Indonesia pada 28 September 2026. Sesi Potret eńau dan Ari Lesmana memimpin chart, disusul Tulus dan Raim Laode.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Bagikan