Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jelang Lebaran 2026, Mendag Pastikan Pasokan Bahan Pokok di Jakarta Aman

Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026

MerahPutih.com - Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan pasokan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 atau 1447 Hijriah di Jakarta masih dalam kondisi aman dan harga relatif stabil.

Hal tersebut disampaikan Budi Santoso setelah melakukan peninjauan langsung di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/3).

"Alhamdulillah, harga kebutuhan pokok terkendali, pasokan aman, dan harga juga stabil," kata Menteri Budi.

Menurutnya, pemerintah melakukan pemantauan harga bahan pokok melalui dua metode, yakni secara langsung di pasar serta secara daring melalui sistem digital.

Salah satu instrumen yang digunakan adalah Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok yang dikelola oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Baca juga:

Jelang Idul Fitri 2026, Polda Metro Jaya Sidak Harga Bahan Pokok di Pasar Kopro

Aplikasi berbasis web tersebut berfungsi untuk memantau, mengumpulkan, serta melaporkan harga dan ketersediaan bahan pokok setiap hari di berbagai daerah.

"Saat ini pemantauan dilakukan di sekitar 550 pasar tradisional yang tersebar di 514 kabupaten dan kota di Indonesia," terangnya.

Budi juga memaparkan sejumlah harga komoditas di pasaran saat ini. Harga ayam potong berada di kisaran Rp40 ribu per ekor, sedangkan harga daging sapi berkisar antara Rp130 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram.

Adapun harga eceran tertinggi (HET) untuk daging sapi ditetapkan sebesar Rp140 ribu per kilogram.

"Kami akan terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok. Jika terjadi lonjakan harga, akan segera dikoordinasikan dengan Satgas Pangan, unit terkait, serta para pemasok," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Jakarta Timur, Taufik Yulianto, memastikan ketersediaan pangan di wilayah Jakarta Timur juga dalam kondisi aman.

Ia mengatakan pihaknya telah berkolaborasi dengan sejumlah BUMD yang bergerak di sektor pangan, termasuk Perumda Dharma Jaya, untuk menjamin pasokan daging menjelang Lebaran.

"InsyaAllah stok daging aman. Mutu dan harga juga sudah kami cek agar tidak melampaui harga eceran tertinggi yang ditentukan," ujarnya.

Baca juga:

Presiden Prabowo Pastikan Indonesia Aman Pangan meski Dunia Hadapi Krisis

Menurut Taufik, memang terjadi sedikit kenaikan harga daging, namun masih dalam batas normal seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

Selain memastikan ketersediaan pasokan, pihaknya juga rutin melakukan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di pasar modern maupun pasar tradisional.

"Kami juga rutin melakukan pengawasan terhadap produk pangan di pasar modern maupun pasar tradisional untuk mencegah peredaran produk yang mengandung zat kimia berbahaya maupun kedaluwarsa," katanya. (Asp)

Baca Artikel Asli