Jelang 2019, Jenderal Gatot Jalin Komunikasi dengan Muhammadiyah?

Sabtu, 07 Oktober 2017 - Zulfikar Sy

MerahPutih.com - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin belum bisa memastikan apakah ada komunikasi strategis antara Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Hal tersebut dikatakan Din menyusul sejumlah tudingan terhadap Jenderal Gatot yang dinilai kerap bermanuver politik praktis.

Jenderal Gatot dituduh sedang mencari panggung untuk dapat bersaing di Pilpres 2019 mendatang.

"Saya terus terang tidak tahu, karena sudah tidak lagi menjabat ketua di PP Muhammadiyah. Saya cuma pengurus ranting di Pondok Kelapa daerah tempat tinggal, namun boleh saja lah Pak Haidar Nasir atau petinggi PP Muhammadiyah bila bertemu (Jenderal Gatot) membicarakan hal yang strategis, tidak mustahil itu," kata Din di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/10) malam. Di tempat yang sama Jenderal Gatot menjadi pembicara di acara pengajian bulanan PP Muhammadiyah.

Meski begitu, Din menilai bahwa Jenderal Gatot merupakan sosok yang berani mengatakan hal benar itu benar dan yang salah itu salah walaupun harus terancam.

"Pak Gatot menurut saya orang yang berani. Berani mengatakan kebenaran walaupun terancam kehilangan jabatan," ujar Dewan Pembina MUI itu.

Justru yang sangat disayangkan adalah banyak pemangku amanat yang tidak jujur dan koruptif.

"Justru saat ini banyak pemangku jabatan yang tidak berani jujur karena takut kehilangan jabatan," tambah dia.

Karenanya, dia menilai apa yang dilakukan Gatot merupakan hal yang wajar untuk melindungi kedaulatan negara.

"Apa yang dilakukan Pak Gatot itu saya kira politik negara, politik untuk kebaikan negara, bukan politik praktis seperti yang dituduhkan," ucap Din. (Fdi)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Hadiri Pengajian Muhammadiyah, Jenderal Gatot: Adu Domba Cara Musuh Kuasai Indonesia

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan