Jejak Karier Iman Rachman, Dari Danareksa hingga Dirut BEI

Jumat, 30 Januari 2026 - Ananda Dimas Prasetya

MerahPutih.com - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya pada Jumat pagi (30/1). Keputusan tersebut diambil di tengah tekanan pasar modal, setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam.

Latar Belakang dan Pendidikan

Iman Rachman lahir di Jakarta, 31 Mei 1972. Ia merupakan alumnus Universitas Padjadjaran, Bandung, dengan gelar Sarjana Ekonomi yang diraih pada 1995.

Pendidikan pascasarjananya ditempuh di luar negeri. Iman menyelesaikan studi Master of Business Administration (MBA) di Leeds University Business School, Inggris, pada 1997.

Baca juga:

Pasar Bergejolak, Direktur Utama BEI Iman Rachman Resmi Mengundurkan Diri

Karier Panjang di Sektor Pasar Modal dan BUMN

Sejak 1998, karier Iman Rachman banyak dihabiskan di lingkungan BUMN dan industri pasar modal.

Ia memulai karier profesionalnya sebagai manajer di PT Danareksa Sekuritas pada 1998 hingga 2003. Perusahaan ini merupakan anak usaha Holding BUMN Danareksa, yang kini bertransformasi menjadi BRI Danareksa Sekuritas.

Setelah itu, Iman melanjutkan kariernya di PT Mandiri Sekuritas. Di perusahaan efek dan pialang saham tersebut, ia dipercaya menjabat sebagai Direktur Investment Banking dan berkarier cukup lama, sejak 2003 hingga 2016.

Dari dunia pasar modal, Iman kemudian masuk ke sektor jasa kepelabuhan. Ia menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) pada periode 2016–2018.

Kariernya berlanjut sebagai Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) pada 2018–2019, sebelum akhirnya memperoleh promosi jabatan yang lebih tinggi.

Pada 2019, Iman Rachman diangkat sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero). Rekam jejaknya sebagai pimpinan BUMN tersebut kemudian membawanya dipercaya mengisi posisi strategis di PT Pertamina (Persero).

Baca juga:

IHSG Anjlok 7,35%, Menkeu Purbaya Malah Sarankan Saatnya Beli

Pada 2020–2022, Iman menjabat sebagai Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha Pertamina.Setelah menyelesaikan masa tugasnya di Pertamina, Iman memperoleh mandat baru sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia. Sejatinya, masa jabatan Iman masih tersisa beberapa bulan lagi.

Namun demikian, ia memilih untuk mengundurkan diri lebih awal pada Jumat (30/1). Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban kepemimpinan, menyusul anjloknya IHSG dalam beberapa hari terakhir. (Knu)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan