'Surat untuk Masa Mudaku', Kisah Perjalanan Bertumbuh dalam Persahabatan
'Surat untuk Masa Mudaku', Kisah Perjalanan Bertumbuh dalam Persahabatan.(foto: Dok Netflix)
MERAHPUTIH.COM — KEFAS kembali ke rumah masa kecilnya. Saat Kefas menyusuri ruang-ruang di rumah tua itu, kenangan masa lalu terlintas bak cuplikan film. Ada kisah keceriaan Kefas bermain bola bersama kawan-kawan, kenakalan masa muda kala ia memecahkan jendela tetangga, hingga keisengannya menjahili pengasuh panti. Namun, dari semua itu, Kefas mengenang kembali perjalannya bertumbuh.
Inilah cuplikan kisah menyentuh dalam film terbaru Netflix Surat untuk Masa Mudaku. Film orisinal Netflix Indonesia terbaru ini menandai pertama kalinya Netflix bekerja sama dengan sutradara Sim F dan rumah produksi Buddy Buddy Pictures yang telah menggarap film Susi Susanti - Love All (2019).
?Surat untuk Masa Mudaku tayang perdana Kamis (29/1). Film ini mengisahkan persahabatan tak terduga antara seorang remaja pemberontak dan pengurus lansia di sebuah panti asuhan saat mereka berusaha untuk berdamai dengan masa lalu yang penuh luka. Film ini dibintangi Theo Camillo Taslim, Fendy Chow, Agus Wibowo, Aqila Herby, Cleo Hanura Nazhifa, dan Halim Latuconsina.
“Ceritanya terinspirasi dari kehidupan nyata di panti asuhan, seperti apa perjuangan anak-anak di sana, rasa sedih mereka ditinggal, sekaligus bagaimana mereka memiliki harapan,” jelas sutradara Sim F dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.
Ia menyebut, walau terinspirasi dari cerita hidupnya, film ini bukanlah sebuah biopik. “Saya dan penulis naskah Daud Sumolang meramu cerita-cerita dari kehidupan nyata di panti asuhan menjadi satu tema, yaitu rasa kehilangan, yang dirasakan oleh karakter Kefas remaja, Kefas dewasa, sampai Pak Simon,” imbuhnya.
Baca juga:
Netflix Garap Film 'Tygo': Debut Lisa BLACKPINK dan Aksi Brutal Ma Dong Seok
Theo Camillo Taslim memerankan Kefas remaja yang digambarkan punya karakter yang sangat keras kepala dan gengsi terhadap apa pun karena ia memendam banyak sekali perasaan kecewa dan sedih di masa lalu. “Saya mempersiapkan peran ini dengan memahami latar belakang karakter serta banyak bertanya dan berdiskusi dengan sutradara. Kami juga diajak ke sebuah panti asuhan untuk mengobservasi kehidupan di sana,” Theo mengenai perjalanannya memerankan karakter Kefas.
Sementara itu, Fendy Chow, yang memerankan Kefas dewasa, mengatakan cerita film ini menarik dan berbeda dari semua kisah lain, yakni tentang persahabatan masa kecil dan trauma di masa lalu. “Kefas dewasa menyadari setelah dia berkeluarga ternyata masih ada trauma dan dia mencoba membukanya kembali demi masa depannya,” ujarnya.
Fendy mengungkap, saat syuting, ia mencari sejumlah ciri karakter dari Kefas remaja yang terus terbawa hingga dewasa, seperti logat dan gestur. “Kami sesuaikan supaya perbedaan sosok antara Kefas remaja dan dewasa tidak terlalu jauh. Tricky, tapi menyenangkan,” ujarnya.
Selain karakter Kefas, ada pula Pak Simon, sang pengurus panti asuhan, yang diperankan Agus Wibowo. Ia menyebut karakter Simon berfungsi sangat kuat dalam pengembangan konflik cerita. Karakter Simon dikisahkan sudah tidak percaya lagi pada kehidupan sehingga dia bersikap dingin dan apatis pada orang-orang di sekitarnya. “Ini hampir mirip dengan karakter Kefas yang dari kecil banyak menemui kepahitan dan kehilangan,” ujarnya.
Menurut Agus, karakter Simon yang penuh dengan kepahitan boleh dibilang hampir serupa dengan hidupnya sendiri. “Simon dari kecil hidup di panti asuhan sementara saya di jalanan. Rasa benci dan tidak adil di dunia dibangun lewat situ, ditambah dengan observasi di panti asuhan untuk menggali hubungan psikologis antara pengurus dan anak-anak di panti,” imbuhnya.
Jangan lewatkan kisah menyentuh tentang persahabatan serta kebersamaan dalam Surat untuk Masa Mudaku yang telah tayang 29 Januari 2026, hanya di Netflix.(*)
Baca juga:
Song Hye Kyo dan Gong Yoo Bersatu di Drama Netflix 'Tantara', Tayang 2026
Bagikan
Berita Terkait
'Surat untuk Masa Mudaku', Kisah Perjalanan Bertumbuh dalam Persahabatan
Netflix Hadirkan Anime Legendaris Februari 2026, dari 'Baki-Dou' hingga 'Kenichi'
Film 'Extraction: Tygo' Syuting di Kota Tua Jakarta, Gubernur Pramono: Kota Global Terbuka untuk Dunia
Kota Tua Jakarta Ditutup Sementara, Diduga Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK
'Dune Messiah' hingga 'Jumanji 3', Film Aksi Spektakuler Bakal Tayang di 2026
Aktris Jang Young Nam Akan Terlibat Dalam Proyek Sageuk Gelap 'The East Palace'
Netflix Siapkan Live-Action Series Kriminal Jepang 'Sins of Kujo', Tayang Musim Semi 2026
'Return to Silent Hill' Tayang 28 Januari 2026, Teror Kota Berkabut Siap Kembali Menghantui
'Million-Follower Detective', Series Thriller Taiwan Tentang Sisi Gelap Media Sosial
Aktris 'Chucky' Fiona Dourif Buru Memori Mematikan di Film Terbaru 'Psychonaut'