'Surat untuk Masa Mudaku', Kisah Perjalanan Bertumbuh dalam Persahabatan

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
'Surat untuk Masa Mudaku', Kisah Perjalanan Bertumbuh dalam Persahabatan

'Surat untuk Masa Mudaku', Kisah Perjalanan Bertumbuh dalam Persahabatan.(foto: Dok Netflix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — KEFAS kembali ke rumah masa kecilnya. Saat Kefas menyusuri ruang-ruang di rumah tua itu, kenangan masa lalu terlintas bak cuplikan film. Ada kisah keceriaan Kefas bermain bola bersama kawan-kawan, kenakalan masa muda kala ia memecahkan jendela tetangga, hingga keisengannya menjahili pengasuh panti. Namun, dari semua itu, Kefas mengenang kembali perjalannya bertumbuh.

Inilah cuplikan kisah menyentuh dalam film terbaru Netflix Surat untuk Masa Mudaku. Film orisinal Netflix Indonesia terbaru ini menandai pertama kalinya Netflix bekerja sama dengan sutradara Sim F dan rumah produksi Buddy Buddy Pictures yang telah menggarap film Susi Susanti - Love All (2019).


?Surat untuk Masa Mudaku tayang perdana Kamis (29/1). Film ini mengisahkan persahabatan tak terduga antara seorang remaja pemberontak dan pengurus lansia di sebuah panti asuhan saat mereka berusaha untuk berdamai dengan masa lalu yang penuh luka. Film ini dibintangi Theo Camillo Taslim, Fendy Chow, Agus Wibowo, Aqila Herby, Cleo Hanura Nazhifa, dan Halim Latuconsina.

“Ceritanya terinspirasi dari kehidupan nyata di panti asuhan, seperti apa perjuangan anak-anak di sana, rasa sedih mereka ditinggal, sekaligus bagaimana mereka memiliki harapan,” jelas sutradara Sim F dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.

Ia menyebut, walau terinspirasi dari cerita hidupnya, film ini bukanlah sebuah biopik. “Saya dan penulis naskah Daud Sumolang meramu cerita-cerita dari kehidupan nyata di panti asuhan menjadi satu tema, yaitu rasa kehilangan, yang dirasakan oleh karakter Kefas remaja, Kefas dewasa, sampai Pak Simon,” imbuhnya.

Baca juga:

Netflix Garap Film 'Tygo': Debut Lisa BLACKPINK dan Aksi Brutal Ma Dong Seok


Theo Camillo Taslim memerankan Kefas remaja yang digambarkan punya karakter yang sangat keras kepala dan gengsi terhadap apa pun karena ia memendam banyak sekali perasaan kecewa dan sedih di masa lalu. “Saya mempersiapkan peran ini dengan memahami latar belakang karakter serta banyak bertanya dan berdiskusi dengan sutradara. Kami juga diajak ke sebuah panti asuhan untuk mengobservasi kehidupan di sana,” Theo mengenai perjalanannya memerankan karakter Kefas.

Sementara itu, Fendy Chow, yang memerankan Kefas dewasa, mengatakan cerita film ini menarik dan berbeda dari semua kisah lain, yakni tentang persahabatan masa kecil dan trauma di masa lalu. “Kefas dewasa menyadari setelah dia berkeluarga ternyata masih ada trauma dan dia mencoba membukanya kembali demi masa depannya,” ujarnya.

Fendy mengungkap, saat syuting, ia mencari sejumlah ciri karakter dari Kefas remaja yang terus terbawa hingga dewasa, seperti logat dan gestur. “Kami sesuaikan supaya perbedaan sosok antara Kefas remaja dan dewasa tidak terlalu jauh. Tricky, tapi menyenangkan,” ujarnya.

Selain karakter Kefas, ada pula Pak Simon, sang pengurus panti asuhan, yang diperankan Agus Wibowo. Ia menyebut karakter Simon berfungsi sangat kuat dalam pengembangan konflik cerita. Karakter Simon dikisahkan sudah tidak percaya lagi pada kehidupan sehingga dia bersikap dingin dan apatis pada orang-orang di sekitarnya. “Ini hampir mirip dengan karakter Kefas yang dari kecil banyak menemui kepahitan dan kehilangan,” ujarnya.

Menurut Agus, karakter Simon yang penuh dengan kepahitan boleh dibilang hampir serupa dengan hidupnya sendiri. “Simon dari kecil hidup di panti asuhan sementara saya di jalanan. Rasa benci dan tidak adil di dunia dibangun lewat situ, ditambah dengan observasi di panti asuhan untuk menggali hubungan psikologis antara pengurus dan anak-anak di panti,” imbuhnya.

Jangan lewatkan kisah menyentuh tentang persahabatan serta kebersamaan dalam Surat untuk Masa Mudaku yang telah tayang 29 Januari 2026, hanya di Netflix.(*)

Baca juga:

Song Hye Kyo dan Gong Yoo Bersatu di Drama Netflix 'Tantara', Tayang 2026

#Film #Netflix #Serial Netflix
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Spider-Man: Brand New Day' Bakal Hadirkan Cuplikan Baru, Claire Temple Kembali?
Spider-Man: Brand New Day akan merilis cuplikan baru. Kabarnya, Claire Temple bakal muncul di cuplikan tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
'Spider-Man: Brand New Day' Bakal Hadirkan Cuplikan Baru, Claire Temple Kembali?
Lifestyle
Rekomendasi 8 Film untuk Melihat Tragedi 1965 dari Sisi Lain
Film-film ini bisa menjadi pilihan tontonan untuk memperluas perspektif dan melihat bagaimana peristiwa tersebut memengaruhi kehidupan banyak orang.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Rekomendasi 8 Film untuk Melihat Tragedi 1965 dari Sisi Lain
ShowBiz
Hulk Dikabarkan Muncul di 'Avengers: Doomsday', Russo Bersaudara Akhirnya Buka Suara
Hulk dikabarkan bakal muncul di Avengers: Doomsday. Russo bersaudara akhirnya buka suara soal kemunculan hero tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Hulk Dikabarkan Muncul di 'Avengers: Doomsday', Russo Bersaudara Akhirnya Buka Suara
ShowBiz
Film 'Game of Thrones: Aegon's Conquest' Tayang 1 Juni 2029, ini Sinopsisnya
Film Game of Thrones: Aegon's Conquest bakal tayang 1 Juni 2029. Film ini mengisahkan penaklukan Westeros oleh Raja Aegon I Targaryen.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Film 'Game of Thrones: Aegon's Conquest' Tayang 1 Juni 2029, ini Sinopsisnya
Indonesia
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
Sebanyak tujuh pahlawan revolusi gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Kisahnya pun diangkat ke dalam film.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
ShowBiz
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Sinopsis film Pengkhianatan G30S/PKI menceritakan tentang penculikan jenderal hingga peristiwa Lubang Buaya.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Indonesia
Durasi Film G30S/PKI Tembus Lebih dari 4 Jam, Ternyata ini Alasan di Baliknya
Film G30S PKI memiliki durasi yang sangat panjang, yaitu 4 jam 31 menit. Namun, ada alasan di balik panjangnya durasi tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Durasi Film G30S/PKI Tembus Lebih dari 4 Jam, Ternyata ini Alasan di Baliknya
ShowBiz
Lindsay Lohan Reuni dengan Mark Waters di Film Terbaru Netflix 'Return to You'
Lindsay Lohan kembali ke genre komedi romantis lewat film Netflix “Return to You” dan reuni dengan sutradara Mark Waters.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lindsay Lohan Reuni dengan Mark Waters di Film Terbaru Netflix 'Return to You'
ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
ShowBiz
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
Aplikasi Iblis menjadi debut Dimas Anggara sebagai sutradara. Film horor produksi NIH Pictures ini tayang 15 Oktober 2026 dan dibintangi Junior Roberts.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
Bagikan