Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jika Jauh dari Cerminan Partai Islam, PPP Ditinggal Umat

Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juli 2019

Merahputih.com - Politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bachtiar Chamsyah mengatakan, PPP harus tetap mencerminkan sebagai partai Islam. Jika hal itu tidak bisa direalisasikan, PPP akan ditinggalkan oleh umat.

"Kalau tidak bisa mencerminkan partai yang berasaskan islam, maka PPP akan ditinggalkan umat, maka nanti akan muncul partai Islam baru di Indonesia ini," ujar Bachtiar di Serang, Banten, Sabtu (20/7).

Baca Juga: Belum Diajak Bicara Jatah Menteri, PPP: Susah untuk Menggambarkannya

Untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di internal partai berlambang ka'bah itu, dapat dilakukan salah satunya dengan menguatkan barisan. Selain itu internal juga dapat memperkokoh niat, sering berdiskusi, memberikan saran-saran yang konstruktif kepada eksekutif yang ada di partai.

"Saya dan senior-senior semuanya sangat cinta dengan PPP. Partai ini tidak akan berubah kalau kita tidak berusaha untuk mengubahnya," ujarnya lagi.

Ilustrasi: Presiden Jokowi saat menghadiri acara Partai Persatuan Pembangunan di Asrama Haji Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (8/4). (Setkab.go.id)

Tokoh PPP lainnya, Mahfudzoh mengatakan PPP adalah partai Islam, dan sebagai penguatnya adalah para ulama dan tokoh agama, karena itu PPP jangan sampai melupakan ulama.

"Marilah kita bersatu bersama-sama membesarkan PPP, apa pun PPP adalah partai Islam, maka kita harus sadar bahwa penguat dari PPP adalah dari ulama-ulama, dari pesantren-pesantren,dari tokoh agama, oleh karena itu kami mengharapkan secara pribadi kalau PPP ingin menjadi besar jangan melupakan ulama," beber dia.

Menurutnya, dengan tetap memperhatikan tokoh-tokoh muda, hendaknya PPP harus memilih pemimpin yang memiliki ekonomi yang kuat, sebab kalau ekonominya lemah maka akan lemah pula partainya.

Baca Juga: Berkas Kivlan Zen Masuk Kejaksaan, Peran Donatur dari PPP Jadi Sorotan

Syarat utama adalah ulama, agamanya yang kuat, dan seorang tokoh serta kuat ekonominya, insya Allah kalau ekonominya kuat, maka PPP akan jaya," kata putri dari pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbulloh tersebut.

Sedangkan tokoh senior PPP Zarkasih Nur menekankan penting keyakinan terhadap yang Maha Kuasa dalam menghadapi persoalan bangsa ini. "Kita jangan putus asa menghadapi hal ini, kita yakin sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan," tutupnya. (*)

Baca Artikel Asli