Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jatim Masih Jadi Provinsi Penyumbang Kasus Positif Corona Terbanyak

Andika Pratama - Jumat, 12 Juni 2020

MerahPutih.com - Juru Bicara Percepatan Penanganan Nasional COVID-19, Achmad Yurianto, memperbarui data sebaran angka positif virus corona di Indonesia. Hasilnya, Provinsi Jawa Timur, kembali catatkan pertambahan tertinggi se-nasional dengan jumlah pasien mendekati 300 orang.

"Pertambahan tertinggi hari ini ada di Jawa Timur, dengan total 297 orang, sehingga jumlah kumulatif di Jawa Timur sejak awal kasus pertama COVID-19 berjumlah 7.103 kasus," kata Yurianto saat jumpa pers di Graha BNPB Jakarta, Kamis (11/6).

Baca Juga

RSUD dr.Soewandhi Surabaya Pekerjakan Robot Tangani Pasien COVID-19

Selain Jawa Timur, beberapa provinsi juga mencatat jumlah pertambahan tinggi, dengan angka di atas 100 kasus per hari ini. Seperti Provinsi DKI Jakarta, dan Sulawesi Selatan.

"Pertumbuhan di dua provinsi tersebut masing-masing berjumlah, 128 kasus dan 141 kasus," terang Yurianto.

Pria yang akrab disapa Yuri ini berulang kali menyampaikan untuk menghindari kerumunan karena membuat proses tracking (pelacakan) virus corona lebih sulit.

"Hindari kerumunan karena kontak tracing yang kita lakukan seringkali tak bisa mengidentifikasi siapa yang kontak dekat, karena berasal dari kerumunan," kata Yuri.

Peta sebaran kasus positif COVID-19 di Ngawi, Jatim, per 10 Juni 2020, terdapat 16 orang terkonfirmasi positif COVID-19. (ANTARA jatim/ Humas Ngawi/Lr)
Peta sebaran kasus positif COVID-19 di Ngawi, Jatim, per 10 Juni 2020, terdapat 16 orang terkonfirmasi positif COVID-19. (ANTARA jatim/ Humas Ngawi/Lr)

Yuri mengungkapkan kerumunan yang terjadi di tempat umum semakin memperbesar peluang terpapar COVID-19. Maka dari itu, menjaga jarak dan menghindari kerumunan harus menjadi kewajiban saat ini.

"Beberapa kejadian kerumunan masyarakat di pasar, tempat-tempat tertentu ini berikan ruang bagi memungkinkannya proses penularan," tuturnya.

Baca Juga

Sejumlah Pedagang Pasar di Jakarta Reaktif COVID-19, Polisi Lakukan Pendataan

Untuk meninimalisir penyebaran virus corona, khususnya dari orang tanpa gejala, masyarakat harus patuh menjalankan aturan protokol kesehatan.

"Ini pentingnya kasus (orang tanpa gejala), harus segera kita edukasi untuk melaksanakan isolasi mandiri. Kalau tidak, maka akan jadi sumber penularan," tutupnya. (Knu)

Baca Artikel Asli