Jangan Ngaku 'Saya Pancasila' Kalau Belum Lihat Kakawin Sutasoma
Jumat, 02 Juni 2017 -
Tepat di Hari Lahir Pancasila, tagar 'Saya Indonesia, Saya Pancasila' menjadi viral di media sosial. Sahabat MerahPutih boleh jadi sudah mengganti foto profil Facebook dengan foto 'Saya Pancasila', tapi Anda mungkin belum tahu kalau baik "Bhinneka Tunggal Ika" yang menjadi semboyan Indonesia dipamerkan untuk pertamakalinya di Museum Nasional, Jakarta, pada 2-15 Juni 2017.
Bait yang dipamerkan pada pameran Arsip Lahirnya Pancasila itu merupakan dokumen asli yang ditulis Mpu Tantular di daun lontar. Dokumen ini disebut kakawin atau syair Sutasoma.
"Syair Sutasoma menjadi salah satu karya agung yang diperlihatkan dalam pameran," ujar Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid di Jakarta, Kamis (1/6).
Demi keamanan, kakawin Sutasoma dibawa pula ke Perpustakaan Nasional setiap hari. Ke depan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana membawa pameran yang bertujuan menanamkan nilai-nilai Pancasila ke daeran lain.
Selain kakawin Sutasoma, pengunjung pameran Arsip Lahirnya Pancasila juga dapat melihat proses sidang perumusan dasar negara oleh Badan Penyelidik Usaha-Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), dan pidato Soekarno tentang Pancasila. Penasaran? Datang saja ke Museum Nasional.