Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Jangan Asal Instal Aplikasi Pelacak Virus Corona, Ponselmu Bisa Terkena Ransomware!

Raden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 19 Maret 2020

DI tengah pandemi virus corona, Google telah berupaya menghilangkan aplikasi seputar virus corona yang tidak jelas di Play Store.

Namun, meski Google telah gencar menghilangkan aplikasi yang tidak jelas asal-usulnya. Tetapi masih ada saja aplikasi 'nakal' tentang virus corona, yang rupanya merupakan ransomware (sejenis malware).

Baca Juga:

Akibat Pandemi Virus Corona, Honda Tutup Pabrik di Amerika

Seperti yang dilansir dari laman Phone Arena, ransomware itu bernama CovidLock, yang menyamar menjadi sebuah aplikasi pelacak virus corona. Aplikasi itu tak tersedia di Play Store, tapi tersedia lewat situs coronavirusapp[.]site.

Sekilas aplikasi tersebut tampak meyakinkan, padahal sangat berbahaya (Foto: phonearena)

Sekilas, aplikasi itu tampak berguna untuk mengecek penyebaran virus corona di seluruh dunia. Tapi ransomware tersebut dapat mengunci ponselmu tiba-tiba.

Untuk membuka kuncinya, kamu harus mendapatkan kode deskripsi dengan membayar sejumlah tebusan senilai USD 100 dalam bentuk bitcoin.

Ransomware itu memanfaatkan sebuah celah keamanan di ponselmu dan meminta izin untuk aksesibilitas serta lockscreen. Jika telah diizinkan, maka ransomware bisa mengunci ponselmu dengan menambah password yang tak diketahui olehmu .

Kemudian kamu akan diperintahkan untuk membayar sebuah tebusan dalam waktu 48 jam. Apabila tidak, seseorang yang tak bertanggung jawab itu mengancam untuk menghapus seluruh foto, semua kontak dan membocorkan isi media sosialmu.

Ransomware bisa membuat ponselmu terkunci (Foto: phonearena)

Tak hanya itu, mereka pun mengklaim jika memiliki lokasi GPS mu setiap saat, serta mengapus seluruh data diponselmu dari jarak jauh.

Baca Juga:

Menyusul Apple, Microsoft Tutup Semua Toko Untuk Cegah Virus Corona


Terkait hal itu, DomainTools selaku perusahaan keamanan siber yang telah menemukan ransomware itu, menuturkan jika serangan masih bisa dicegah oleh pengguna Android Nougat ke atas. Dengan syarat, mereka telah mengatur password untuk lockscreen terlebih dahulu.

Namun, untuk ponsel yang menjalankan sistem android lawas, akan lebih rentan terhadap serangan ransomware itu. Beruntung DomainTools sudah berhasil merekayasa balik kunci deskripsi untuk ransomware tersebut, serta mereka akan segera mebagikannya pada publik.

DomainTools menegaskan para pengguna Android, untuk tidak mengundung aplikasi yang tak jelas di luar Play Store. DomainTools juga menambahkan carilah informasi seputar virus corona dari institusi kesehatan resmi serta pemerintah. (Ryn)

Baca Juga:

Apakah Aman Penggunaan Hand Sanitizer Pada Bayi? Simak Penjelasannya

Baca Artikel Asli