Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global

Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memacu ekspansi instrumen investasi digital dengan meluncurkan 48 opsi tokenized asset baru bersertifikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Langkah strategis pasar sekunder ini merespons lonjakan masif kapitalisasi pasar komoditas digital global hingga menyentuh angka 32,18 miliar dolar AS atau setara Rp 563 triliun.

PINTU menangkap sinyal positif volatilitas pasar domestik lewat penyediaan akses likuiditas aset global seperti Apple, Tesla, hingga komoditas emas digital guna memperkuat diversifikasi portofolio investor dalam negeri.

Baca juga:

IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu

Lonjakan Volume Transaksi Kuartal Kedua

Data internal perusahaan mencatatkan pertumbuhan signifikan pada perilaku perdagangan ritel selama periode kuartal kedua tahun ini. Minat masyarakat terhadap kepemilikan fraksional saham global berbasis blockchain memicu kenaikan volume trading secara agregat di dalam aplikasi.

Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad mengungkapkan, Transaksi tokenized asset di PINTU terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Pada April 2026, jumlah pengguna secara kumulatif meningkat 9,49% dibandingkan Maret 2026, dengan rata-rata transaksi per pengguna mengalami pertumbuhan hingga 87,32%.

"Adapun lima tokenized asset yang paling aktif diperdagangkan pada April 2026 secara berurutan adalah iShares Silver Trust (SLVON), Apple (AAPLX), Palantir Technologies (PLTRON), Tesla (TSLAX), serta Alibaba Group (BABAON)," jelas Iskandar.

Ekspansi Sektor Industri dan Manajemen Risiko

Integrasi teknologi blockchain kini membuka sekat pembatas investasi lintas negara melalui kehadiran 48 aset baru. OJK mendukung penuh pemanfaatan inovasi kriptografi ini karena mampu memangkas ambang batas modal bagi investor lokal.

“Dalam rangka terus mendukung perkembangan tokenisasi aset agar bisa diakses dengan mudah oleh investor crypto Indonesia, PINTU telah menghadirkan 48 aset yang tertokenisasi. Aset-aset ini merepresentasikan berbagai sektor industri global, mulai dari teknologi dan Artificial Intelligence (AI), semikonduktor, e-commerce, layanan keuangan, consumer goods, kesehatan, energi, telekomunikasi, hingga instrumen investasi seperti ETF dan emas digital. Dengan pilihan aset yang semakin beragam, investor Indonesia kini bisa mendapatkan eksposur ke berbagai industri global langsung dari ekosistem crypto,” ujar Iskandar.

Baca juga:

IHSG Jeblok ke Level 6.969, Kebijakan Royalti Progresif Minerba Hantam Emiten Tambang

Diversifikasi produk mencakup korporasi raksasa dunia mulai dari Alphabet, Meta Platforms, NVIDIA, Microsoft, Amazon, hingga JPMorgan Chase & Co. Manajemen perusahaan tetap mengingatkan urgensi edukasi finansial di tengah tingginya volatilitas instrumen baru ini.

“Tokenisasi aset memungkinkan investor crypto untuk membangun portofolio investasi global yang terdiversifikasi melalui ekosistem crypto, sekaligus menghadirkan pengalaman investasi yang lebih fleksibel, transparan, dan dapat diakses 24/7. Meski begitu, penting bagi investor untuk memahami produk, melakukan riset secara menyeluruh, dan menerapkan manajemen risiko yang baik agar keputusan investasi tetap selaras dengan tujuan finansial jangka panjang,” tutup Iskandar.

#Aplikasi #Kripto #Investasi #Apple
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Spesifikasi Lengkap Kamera iPhone 18 Pro Max Bocor ke Publik, Bawa 5 Sensor Berbeda di Setiap Lensa
Dokumen log diagnostik membuktikan keberadaan data teknis komponen kamera iPhone 18 Pro Max
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Spesifikasi Lengkap Kamera iPhone 18 Pro Max Bocor ke Publik, Bawa 5 Sensor Berbeda di Setiap Lensa
Tekno
Perbandingan Baterai Hingga Kamera iPhone 18 Pro dan Pro Max
Kebocoran dokumen sertifikasi regulator mengonfirmasi lonjakan kapasitas daya pada varian Pro Max.
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Perbandingan Baterai Hingga Kamera iPhone 18 Pro dan Pro Max
Tekno
iPhone 17 Bikin Kejutan di DxOMark, Skor Kameranya Setara Samsung Galaxy S26 Ultra!
Kamera iPhone 17 membuat kejutan di DxOMark. Kamera HP tersebut meraih skor tinggi dan setara dengan Samsung Galaxy S26 Ultra.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
iPhone 17 Bikin Kejutan di DxOMark, Skor Kameranya Setara Samsung Galaxy S26 Ultra!
Indonesia
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Prabowo mengumumkan lokasi awal Indonesia Financial Center atau PFII di Jakarta dan Bali. PFII akan menjadi pusat keuangan dan investasi berstandar dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Tekno
iPhone 18 Varian Dasar Bakal Bawa RAM 12GB dan Dynamic Island Anyar, Dirilis Awal 2027
Riwayat pengembangan terdahulu memperlihatkan modul Dynamic Island butuh waktu satu generasi sebelum akhirnya turun dari iPhone 14 Pro menuju iPhone 15 versi standar
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
iPhone 18 Varian Dasar Bakal Bawa RAM 12GB dan Dynamic Island Anyar, Dirilis Awal 2027
Indonesia
Pemprov DKI Tawarkan 40 Aset dengan Potensi Investasi Rp 22,37 Triliun
Pemprov DKI terus memperluas skema creative financing, kerja sama pemanfaatan aset, serta pemenuhan kewajiban pengembang untuk membiayai infrastruktur dan fasilitas publik.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Pemprov DKI Tawarkan 40 Aset dengan Potensi Investasi Rp 22,37 Triliun
Olahraga
Jeff Bezos Siapkan Investasi Rp 36 Triliun untuk Liverpool, Bakal Dongkrak Belanja Pemain?
Pemilik Amazon, Jeff Bezos, siap memberikan suntikan dana Rp 36 triliun untuk Liverpool.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Jeff Bezos Siapkan Investasi Rp 36 Triliun untuk Liverpool, Bakal Dongkrak Belanja Pemain?
Indonesia
Terima Haji Isam, Seskab Teddy Dorong Investasi Sehat Dunia Usaha
Seskab Teddy Indra Wijaya menerima Haji Isam bahas investasi dan kolaborasi dunia usaha.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Terima Haji Isam, Seskab Teddy Dorong Investasi Sehat Dunia Usaha
Tekno
Harga iPhone 17 Dikabarkan Bakal Naik, Apple Siapkan Kejutan Tahun ini?
Harga iPhone 17 kabarnya bakal naik. Hal itu dikarenakan masalah pasokan RAM yang sedang dihadapi Apple.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Harga iPhone 17 Dikabarkan Bakal Naik, Apple Siapkan Kejutan Tahun ini?
Indonesia
Seskab Teddy Bertemu Haji Isam Bahas Investasi Diberbagai Sektor
Seskab Teddy dan Haji Isam membahas perkembangan investasi di sektor pertambangan, hilirisasi, agribisnis, energi, dan logistik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Seskab Teddy Bertemu Haji Isam Bahas Investasi Diberbagai Sektor
Bagikan