Jangan Asal Instal Aplikasi Pelacak Virus Corona, Ponselmu Bisa Terkena Ransomware!

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 19 Maret 2020
Jangan Asal Instal Aplikasi Pelacak Virus Corona, Ponselmu Bisa Terkena Ransomware!

Jangan asal instal aplikasi terkait virus corona (Foto: pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI tengah pandemi virus corona, Google telah berupaya menghilangkan aplikasi seputar virus corona yang tidak jelas di Play Store.

Namun, meski Google telah gencar menghilangkan aplikasi yang tidak jelas asal-usulnya. Tetapi masih ada saja aplikasi 'nakal' tentang virus corona, yang rupanya merupakan ransomware (sejenis malware).

Baca Juga:

Akibat Pandemi Virus Corona, Honda Tutup Pabrik di Amerika

Seperti yang dilansir dari laman Phone Arena, ransomware itu bernama CovidLock, yang menyamar menjadi sebuah aplikasi pelacak virus corona. Aplikasi itu tak tersedia di Play Store, tapi tersedia lewat situs coronavirusapp[.]site.

Sekilas aplikasi tersebut tampak meyakinkan, padahal sangat berbahaya (Foto: phonearena)

Sekilas, aplikasi itu tampak berguna untuk mengecek penyebaran virus corona di seluruh dunia. Tapi ransomware tersebut dapat mengunci ponselmu tiba-tiba.

Untuk membuka kuncinya, kamu harus mendapatkan kode deskripsi dengan membayar sejumlah tebusan senilai USD 100 dalam bentuk bitcoin.

Ransomware itu memanfaatkan sebuah celah keamanan di ponselmu dan meminta izin untuk aksesibilitas serta lockscreen. Jika telah diizinkan, maka ransomware bisa mengunci ponselmu dengan menambah password yang tak diketahui olehmu .

Kemudian kamu akan diperintahkan untuk membayar sebuah tebusan dalam waktu 48 jam. Apabila tidak, seseorang yang tak bertanggung jawab itu mengancam untuk menghapus seluruh foto, semua kontak dan membocorkan isi media sosialmu.

Ransomware bisa membuat ponselmu terkunci (Foto: phonearena)

Tak hanya itu, mereka pun mengklaim jika memiliki lokasi GPS mu setiap saat, serta mengapus seluruh data diponselmu dari jarak jauh.

Baca Juga:

Menyusul Apple, Microsoft Tutup Semua Toko Untuk Cegah Virus Corona


Terkait hal itu, DomainTools selaku perusahaan keamanan siber yang telah menemukan ransomware itu, menuturkan jika serangan masih bisa dicegah oleh pengguna Android Nougat ke atas. Dengan syarat, mereka telah mengatur password untuk lockscreen terlebih dahulu.

Namun, untuk ponsel yang menjalankan sistem android lawas, akan lebih rentan terhadap serangan ransomware itu. Beruntung DomainTools sudah berhasil merekayasa balik kunci deskripsi untuk ransomware tersebut, serta mereka akan segera mebagikannya pada publik.

DomainTools menegaskan para pengguna Android, untuk tidak mengundung aplikasi yang tak jelas di luar Play Store. DomainTools juga menambahkan carilah informasi seputar virus corona dari institusi kesehatan resmi serta pemerintah. (Ryn)

Baca Juga:

Apakah Aman Penggunaan Hand Sanitizer Pada Bayi? Simak Penjelasannya

#Virus Corona #Aplikasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Komdigi Soroti Pertumbuhan Aplikasi Birokrasi Capai 27 Ribu, tapi Layanan masih tak Optimal
User experiences yang dialami masyarakat masih belum optimal, bahkan masih ada yang meminta dokumen fisik.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Komdigi Soroti Pertumbuhan Aplikasi Birokrasi Capai 27 Ribu, tapi Layanan masih tak Optimal
Indonesia
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
"Kita tidak boleh mempunyai puluhan aplikasi yang tidak saling berbicara, kita tidak boleh meminta rakyat berkali-kali memasukkan data yang sama," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
Lifestyle
Gojek Resmi Berlakukan Denda Rp 3 Ribu untuk Pembatalan GoCar, ini 4 Fakta Pentingnya
Gojek resmi memberlakukan denda Rp 3.000 bagi pengguna yang membatalkan GoCar. Namun, ada fakta penting yang perlu diketahui.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Gojek Resmi Berlakukan Denda Rp 3 Ribu untuk Pembatalan GoCar, ini 4 Fakta Pentingnya
Berita
Transaksi Tokenisasi Aset Saham AS Sepanjang Semester I-2026 Meningkat Tajam
Secara spesifik, tokenisasi aset seperti Nasdaq (QQQX) dan SP500 (SPYX) mengalami kenaikan pesat
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Transaksi Tokenisasi Aset Saham AS Sepanjang Semester I-2026 Meningkat Tajam
Indonesia
DPR Apresiasi Kebijakan Potongan Tarif Ojol 8 Persen, Ingatkan Risiko Kenaikan Tarif
Komisi V DPR mengapresiasi turunnya potongan tarif ojol 8 persen. Namun, aplikator diminta jangan diam-diam naikkan tarif untuk penumpang.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
DPR Apresiasi Kebijakan Potongan Tarif Ojol 8 Persen, Ingatkan Risiko Kenaikan Tarif
Indonesia
QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi
Pemerintah akan mengubah QR Code di MyPertamina. Nantinya, pembelian BBM subsidi akan diperketat.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi
Lainnya
BTC Price Game Kini Hadir di Pintu, Fitur Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Pengguna dengan kemenangan beruntun dapat melanjutkan ke babak berikutnya tanpa mengurangi kredit game
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
BTC Price Game Kini Hadir di Pintu, Fitur Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Lifestyle
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Integrasi teknologi blockchain kini membuka sekat pembatas investasi lintas negara melalui kehadiran 48 aset baru
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Lifestyle
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Pippit menawarkan cara mengubah gambar menjadi video yang menghibur. Platform ini menyediakan gerakan hingga efek grafis.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Fun
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Friendster bangkit kembali dan kini tersedia di iPhone. Dibeli Mike Carson, platform ini hadir dengan konsep relasi unik tanpa algoritma.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Bagikan