Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone

Friendster telah kembali. (Foto: dok/friendster)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Platform media sosial legendaris Friendster yang sempat berjaya di awal 2000-an kini kembali hadir setelah lama menghentikan layanannya. Kali ini, platform tersebut diluncurkan ulang dan sudah tersedia untuk pengguna iPhone.

Mengutip laporan dari The Register, dalam sebuah blog pada Senin (27/4), programmer asal Philadelphia, Mike Carson, mengungkap bahwa ia telah membeli domain Friendster sekaligus mengamankan hak merek dagangnya sejak tahun lalu. Kini, ia resmi merilis aplikasi Friendster versi iOS.

Sebelumnya, setelah lama tidak aktif, situs Friendster sempat muncul kembali pada Oktober 2023, namun hanya menampilkan iklan pop-up. Kini, platform tersebut mendapatkan “kehidupan kedua” berkat langkah Carson.

Baca juga:

Larangan Medsos di Australia, Meta Mulai Keluarkan Anak-Anak dari Instagram dan Facebook

Mengutip Medium, Carson awalnya tertarik membeli domain Friendster.com dan mulai menelusuri pemiliknya. Dalam proses tersebut, ia menemukan bahwa pemilik domain pernah berkomunikasi dengannya melalui email. Saat dihubungi, pemilik tersebut mengaku membeli domain itu seharga USD 8.000 atau sekitar Rp138 jutaan.

“Dia memberi tahu saya, dia membelinya seharga USD 8.000 dan sekarang menghasilkan pendapatan iklan dari lalu lintas yang ada. Dia membelinya di gname.com, sebuah situs yang menyelenggarakan lelang nama domain kedaluwarsa di mana Anda dapat membeli domain pra-rilis dari berbagai registrar Tiongkok/Asia,” kata Mike.

Carson kemudian melakukan negosiasi dan berhasil mengakuisisi domain tersebut dengan nilai tukar berupa Bitcoin senilai USD 20.000 serta tambahan satu domain lain yang menghasilkan pendapatan iklan tahunan sekitar USD 9.000. Secara keseluruhan, nilai transaksi tersebut diperkirakan mencapai USD 30.000 atau sekitar Rp 521 juta.

Ia juga mengetahui bahwa hak merek dagang Friendster akan segera kedaluwarsa. Setelah melalui proses hukum yang cukup panjang bersama pengacara, Carson akhirnya resmi memperoleh hak tersebut pada 13 Mei 2025.

Baca juga:

Norwegia Larang Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun, Haruskan Perusahaan Teknologi Verifikasi Usia Pengguna

Dalam pengembangannya, Carson belum memprioritaskan monetisasi platform. Ia berharap Friendster dapat terlebih dahulu menutup biaya operasional, meski opsi fitur premium berbayar tetap terbuka di masa depan.

Friendster versi terbaru ini mengusung dua konsep utama. Pertama, friend of a friend, yang memungkinkan pengguna melihat jaringan pertemanan lebih luas sekaligus mengirim pesan.

Kedua, weakening of connections, yakni fitur yang membuat hubungan antar pengguna akan melemah jika tidak ada interaksi fisik dalam jangka waktu tertentu.

Dengan pendekatan tersebut, Friendster mencoba kembali dengan wajah baru—menggabungkan unsur nostalgia sekaligus menawarkan cara berbeda dalam membangun relasi digital, di tengah dominasi media sosial berbasis algoritma saat ini. (Far)

#Media Sosial #Friendster #Aplikasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Jumlah Anak Pengguna Media Sosial di Australia Justru Kembali Meningkat Setelah Adanya Larangan
Efektivitas larangan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun di Australia menjadi pertanyaan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Anak Pengguna Media Sosial di Australia Justru Kembali Meningkat Setelah Adanya Larangan
Dunia
Selandia Baru Siapkan UU Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Tutup Akses ke Instagram dan TikTok
Selandia Baru telah mengkaji rencana pelarangan media sosial selama lebih dari setahun.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Selandia Baru Siapkan UU Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Tutup Akses ke Instagram dan TikTok
ShowBiz
Indonesia Podcast Festival 2026 Resmi Gelar Roadshow di 5 Kota
Pertumbuhan pendengar podcast di Indonesia menunjukkan potensi yang besar.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Indonesia Podcast Festival 2026 Resmi Gelar Roadshow di 5 Kota
Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Dunia
Meta Disidang di 29 Negara Bagian AS, Bisa Ubah Masa Depan Instagram dan Facebook
Persidangan ini akan menguji tuduhan empat negara bagian tersebut bahwa Meta merancang Facebook dan Instagram agar bersifat adiktif bagi anak-anak dan remaja.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
 Meta Disidang di 29 Negara Bagian AS, Bisa Ubah Masa Depan Instagram dan Facebook
Fun
Instagram Ganti Logo Teks Setelah 10 Tahun, Malah Bikin Pengguna Salah Baca
Instagram memperbarui logo teks setelah sekitar 10 tahun. Desain baru tampil lebih bersih dan modern, dengan bentuk huruf yang menyerupai tulisan tangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Instagram Ganti Logo Teks Setelah 10 Tahun, Malah Bikin Pengguna Salah Baca
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Komdigi Soroti Pertumbuhan Aplikasi Birokrasi Capai 27 Ribu, tapi Layanan masih tak Optimal
User experiences yang dialami masyarakat masih belum optimal, bahkan masih ada yang meminta dokumen fisik.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Komdigi Soroti Pertumbuhan Aplikasi Birokrasi Capai 27 Ribu, tapi Layanan masih tak Optimal
Indonesia
Kabar Terbaru Nih! WhatsApp Web Hadirkan Panggilan Audio dan Video
Kualitas panggilan video ditingkatkan melalui fitur QuickHD yang memungkinkan video berkualitas tinggi ditampilkan sejak awal panggilan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Kabar Terbaru Nih! WhatsApp Web Hadirkan Panggilan Audio dan Video
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Komdigi Tetapkan Pajak Baru untuk Platform Media Sosial
Sejumlah platform media sosial dikenakan pajak baru oleh Komdigi. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Komdigi Tetapkan Pajak Baru untuk Platform Media Sosial
Bagikan