Otoritas berwenang di Israel menangkis pernyataan ISIS bertanggung jawab atas penusukan polisi wanita Israel di Jerusalem. Menurut mereka tidak ada bukti yang kuat keterlibatan ISIS dalam insiden penyerangan itu.
Kelompok militan Palestina juga membantah penyerangan polisi Israel yang kedua kalinya itu dilakukan oleh ISIS.
"Pelakunya orang lokal. Sampai dengan saat ini tidak ada indikasi keterlibatan ISIS," ujar jubir kepolisian Luba Simri seperti dilansir Aljazeera, Sabtu (17/6).
Sebelumnya, seorang polisi wanita perbatasan Israel di Jerusalem tewas ditusuk. Pasukan keamanan Israel menembak hingga tewas tiga warga Palestina yang melakukan penembakan dan penusukan itu.
Kelompok IS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, demikian kantor berita Amaq.
Sumber: REUTERS/ANTARA